[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Warga Salatiga Kini Bernapas Lega, Elpiji 3 Kg Kembali Tersedia

Pemerintah telah memutuskan untuk mengizinkan kembali pedagang eceran menjual LPG 3, setelah sebelumnya dilarang sejak 1 Februari 2025. Keputusan ini memberikan angin segar bagi masyarakat. Langkah ini disambut positif oleh pengecer dan pengguna gas LPG 3 Kg di Salatiga. Salah satunya adalah Murti, seorang pengecer di wilayah Kutowinangun Kidul. Ia membeli LPG dari pangkalan dengan harga Rp. 18.000 - Rp. 19.000 dan menjualnya kembali dengan harga Rp. 21.000 - Rp. 22.000

Pemerintah telah memutuskan untuk mengizinkan kembali pedagang eceran menjual LPG 3, setelah sebelumnya dilarang sejak 1 Februari 2025. Keputusan ini memberikan angin segar bagi masyarakat.

Langkah ini disambut positif oleh pengecer dan pengguna gas LPG 3 Kg di Salatiga. Salah satunya adalah Murti, seorang pengecer di wilayah Kutowinangun Kidul. Ia membeli LPG dari pangkalan dengan harga Rp. 18.000 – Rp. 19.000 dan menjualnya kembali dengan harga Rp. 21.000 – Rp. 22.000

Warga Salatiga Kesulitan Mendapatkan LPG 3 Kg Setelah Kebijakan Baru Berlaku

Warga di Kelurahan Kutowinangun Lor, Kota Salatiga, menghadapi kesulitan mendapatkan LPG 3 kg sejak Senin (3/2/2025) akibat kebijakan baru yang mewajibkan pembelian hanya melalui pangkalan resmi. Kebijakan ini, yang diberlakukan pada 1 Februari 2025, memicu antrean panjang di agen PT Rakyat Makmur Nusantara di Jl. Buksuling, dengan beberapa warga harus mencari pangkalan terdekat. Faris, pengelola agen, mengarahkan pembelian ke pangkalan-pangkalan lain untuk mengurangi kepadatan, sambil memberikan informasi kepada warga mengenai cara mengecek lokasi pangkalan menggunakan ponsel.

Jelang Tahun Baru, Pemkot Salatiga Jamin Ketersediaan Stok Gas Elpiji 3 Kg Aman

Pemerintah Kota Salatiga memastikan stok gas elpiji 3 kilogram (Kg) untuk kebutuhan masyarakat aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Kusumo Adji, menjelaskan bahwa total kuota gas elpiji 3 kg untuk Kota Salatiga pada tahun 2024 mencapai 9.783 metrik ton, dengan rata-rata penyaluran bulanan sebanyak 269.998 tabung.

Masuki Minggu Pertama Puasa, Keberadaan Gas 3 Kg Langka di Wilayah Kecamatan Suruh

Warga Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, memasuki minggu pertama bulan Ramadan mengeluhkan kelangkaan gas LPG ukuran tiga kilogram, yang telah dirasakan sejak tiga minggu terakhir sebelum Ramadan hingga saat ini. Kelangkaan ini menyebabkan kesulitan dalam memasak hidangan berbuka dan sahur, sementara harga gas LPG mencapai Rp 25.000 per tabung, meningkat dari harga sebelumnya yang hanya Rp 20.000.

Warga Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, memasuki minggu pertama bulan Ramadan mengeluhkan kelangkaan gas LPG ukuran tiga kilogram, yang telah dirasakan sejak tiga minggu terakhir sebelum Ramadan hingga saat ini. Kelangkaan ini menyebabkan kesulitan dalam memasak hidangan berbuka dan sahur, sementara harga gas LPG mencapai Rp 25.000 per tabung, meningkat dari harga sebelumnya yang hanya Rp 20.000.

Selama Natal dan Tahun Baru Stok Gas Elpiji 3 Kg di Salatiga Aman

Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan memberikan jaminan keamanan stok gas elpiji 3 kilogram menjelang perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Kepala Dinas Perdagangan Salatiga, Kusumo Aji, menyatakan bahwa kuota gas elpiji 3 kg untuk tahun 2023 mencapai 2.980.333 tabung, dengan realisasi penyaluran hingga November lalu mencapai 2.933.510 tabung.

Kota Salatiga Akan Menjadi Uji Coba Pangkalan Resmi Penyaluran LPG 3 Kilogram

Pertamina Patra Niaga mengadakan uji coba pencocokan data dan transaksi digital LPG 3 kg di pangkalan resmi di empat kota yaitu; Kota Semarang, Kota Magelang, Kota Salatiga, dan Kota Tegal. Pangkalan tersebut untuk mendukung penyaluran LPG Subsidi 3 Kg yang lebih tepat sasaran. Dengan adanya program ini, LPG subsidi 3 kg dapat disalurkan dengan lebih akuntabel dan transparan.

Pertamina Patra Niaga mengadakan uji coba pencocokan data dan transaksi digital LPG 3 kg di pangkalan resmi di empat kota yaitu; Kota Semarang, Kota Magelang, Kota Salatiga, dan Kota Tegal. Pangkalan tersebut untuk mendukung penyaluran LPG Subsidi 3 Kg yang lebih tepat sasaran. Dengan adanya program ini, LPG subsidi 3 kg dapat disalurkan dengan lebih akuntabel dan transparan.