URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Salatiga memastikan stok gas elpiji 3 kilogram (Kg) untuk kebutuhan masyarakat aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Kusumo Adji, menjelaskan bahwa total kuota gas elpiji 3 kg untuk Kota Salatiga pada tahun 2024 mencapai 9.783 metrik ton, dengan rata-rata penyaluran bulanan sebanyak 269.998 tabung.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Tahun Baru, Pemkot Salatiga Jamin Ketersediaan Stok Gas Elpiji 3 Kg Aman

Jelang Tahun Baru, Pemkot Salatiga Jamin Ketersediaan Stok Gas Elpiji 3 Kg Aman

Jelang Tahun Baru, Pemkot Salatiga Jamin Ketersediaan Stok Gas Elpiji 3 Kg Aman

Tabung elpiji subsidi tiga kilogram foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Memasuki hari raya natal dan tahun baru 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga memastikan stok gas elpiji 3 kilogram (Kg) untuk kebutuhan masyarakat aman.

Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir karena ketersediaan stok bahan bakar rumah tangga bersubsidi tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir Desember nanti.

Kepada rasikafm.com, Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Kusumo Adji menjelaskan, pada tahun 2024 ini, total kuota gas elpiji 3 kg Kota Salatiga sebanyak 9.783 metrik ton.

Sedangkan rata-rata realisasi penyaluran setiap bulan sebanyak 269.998 tabung. Adapun kuota gas elpiji 3 kg pada Desember ini masih ada stok 291.024 tabung.

“Berdasarkan data sisa kuota gas elpiji 3 kg saat ini dan rata-rata kebutuhan setiap bulan, kuota sampai dengan bulan Desember masih tercukupi. Jadi stok gas selama Natal hingga tahun baru aman,” terangnya.

Senada Penjabat Wali Kota Salatiga Yasip Khasani mengaku pihaknya telah melakukan berbagai langkah dan upaya untuk mengatasi inflasi saat Nataru. Di antaranya, menggelar operasi pasar beras bersama Bulog. Selain itu, juga menggelar pasar murah sembako.

“Menjelang Natal dan tahun baru memang ada beberapa item bahan kebutuhan pokok masyarakat yang mengalami kenaikan harga. Salah satunya cabai,” kata Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani.

Yasip menyatakan, Pemkot Salatiga sudah berkoordinasi dengan sejumlah distributor cabai untuk memastikan pasokan cabai ke Salatiga. Selain itu, Pemkot Salatiga juga memberikan fasilitasi bahan bakar minyak (BBM) kepada 4 orang distributor cabe dan bawang merah.

Menurutnya, langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk menstabilkan harga dua komoditas tersebut dan pengendalian inflasi serta memberikan dampak ke pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA :

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong DPRD Jawa Tengah mempercepat pembahasan dan pengesahan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal saat Rapat Paripurna di Gedung Berlian, Semarang, Kamis (2/7/2026). Regulasi tersebut disiapkan sebagai payung hukum untuk memperkuat pendataan, akses jaminan sosial, bantuan hukum, pelatihan, permodalan, dan kesejahteraan pekerja informal di Jawa Tengah.
Pekerja Informal Jateng Selangkah Lagi Miliki Payung Hukum
Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 Juli 2026
Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo
Desa Kranggan di Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen karena berhasil mengembangkan potensi desa melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dan BUMDes. Saat menghadiri Festival Pande Besi dan Opor Bebek, Jumat (26/6), Taj Yasin meminta seluruh OPD menjadikan desa tersebut sebagai rujukan Program Desa Dampingan guna mempercepat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Taj Yasin Minta OPD Jateng Tiru Desa Kranggan, Model Pengembangan Desa yang Sukses Dongkrak Ekonomi Warga
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dalam media briefing di Semarang, Kamis (25/6/2026), BI mengungkap hingga 31 Mei 2026 Indonesia Anti-Scam Centre menerima 579.459 laporan penipuan digital, sehingga masyarakat diminta segera melapor jika menjadi korban agar peluang penyelamatan dana lebih besar.
Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital
BI Jateng Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
BI Jateng: Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar