[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: Ragam

Ganjar-Akui-Ada-Beckingan-Besar-pada-Tambang-Ilegal-di-Klaten
Ganjar Akui Ada Beckingan Besar pada Tambang Ilegal di Klaten
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengakui ada beckingan yang besar pada galian tambang ilegal di Klaten Jawa Tengah. Hal itu Ganjar sampaikan usai keluhan warga di sosial media yang ditanggapi oleh...
Aksi-Flambe-Oleh-Pj-Walikota,-Tandai-dibukanya-Welcome-Dinner
Aksi Flambe Oleh Pj Walikota, Tandai dibukanya Welcome Dinner “Salatiga Travel Mart” di Bumi Kayom
Drs. Sinoeng N. Rachmadi, M.M saat membuka secara resmi Welcome Dinner “Salatiga Travel Mart”, di Bumi Kayom, (17/11/2022)
HUT-Korpri,-Ganjar-Kampanye-Anti-Kekerasan-Seksual-Siapapun-Harus-Kita-Lindungi
HUT Korpri, Ganjar Kampanye Anti Kekerasan Seksual: Siapapun Harus Kita Lindungi
Peringatan Hari Ulang Tahun Korpri ke 51 di Jawa Tengah berlangsung meriah. Acara diisi dengan kegiatan jalan sehat, sekaligus kampanye pencegahan kekerasan seksual perempuan dan anak.
Hari-Guru,-Yayasan-Pengelola-SIT-se-Jawa-Tengah-Berkomitmen-Bahagiakan-Para-Guru
Hari Guru, Yayasan Pengelola SIT se-Jawa Tengah Berkomitmen Bahagiakan Para Guru
Sebanyak 89 pengurus Yayasan Sekolah Islam Terpadu (SIT) se-Jawa Tengah antusias mengikuti pelatihan manajemen Yayasan yang diadakan oleh Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa T...
Jelang-Lomba-Tingkat-Propinsi,-Akhirnya-Jalan-Perumahan-di-Salatiga-Ini-Dibuat-Satu-Jalur
Jelang Lomba Tingkat Propinsi, Akhirnya Jalan Perumahan di Salatiga Ini Dibuat Satu Jalur
Kasatlantas Polres Salatiga, AKP Betty Nugroho dan Pj Walikota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi launching kampung tertib lalu lintas di Perumahan Telaga Mukti II, Tingkir Salatiga, Minggu(27/11/2022).
Metode-Terapi-Chiropractic-Yang-Lahir-Tahun-1800-an,-Kini-Mulai-Ngetrend-di-Salatiga
Metode Terapi Chiropractic Yang Lahir Tahun 1800-an, Kini Mulai Ngetrend di Salatiga
Kota Salatiga ternyata terapis Chiropractic yang sudah bersertifikat. Namanya Gilang Pratama pemilik tempat terapi yang bernama Kretek Indie. Saat ditemui wartawan di tempat prakteknya di daerah Sidorejo...
Peringati-Hari-Guru-Nasional,-Sinoeng-Ajarkan-Pentingnya-Menghormati-Pendidik
Peringati Hari Guru Nasional, Sinoeng Ajarkan Pentingnya Menghormati Pendidik
Tidak ada cinta yang lebih hebat dari cinta ibunda kepada anaknya. Kalau begitu, cintailah ibunda bila ingin dirindukan surga. Demikian pesan Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, yang ditulis pada...
Sambil-Bagikan-Cokelat-Sabtu-Pagi,-Kapolres-Salatiga-Sosialisasikan-Layanan-110
Sambil Bagikan Cokelat Sabtu Pagi, Kapolres Salatiga Sosialisasikan Layanan 110
Sambil membagikan cokelat kepada pengguna jalan di depan Mako Polres Salatiga, Kapolres Salatiga AKBP INDRA MARDIANA, memberikan brosur Layanan 110, Lapor Kapolres dan Hotline Polres Salatiga. Sabtu/2...
Semangat-Ruslan,-Setengah-Abad-Mengabdi-Sebagai-Linmas
Semangat Ruslan, Setengah Abad Mengabdi Sebagai Linmas
Laki-laki berusia 81 tahun itu telah mengabdikan lebih dari separuh umurnya pada satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.
Pemerintah-Swiss-Bantu-Pembangunan-Berkelanjutan-di-kota-Semarang-Lewat-Program-IDSUN
Pemerintah Swiss Bantu Pembangunan Berkelanjutan di kota Semarang Lewat Program IDSUN
Pemerintah kota Semarang menerima kunjungan delegasi dari Pemerintah Swiss dan World Bank untuk melihat implementasi bantuan teknis yang diberikan oleh Pemerintah Swiss.
Muat Lebih

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon