KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

HUT Korpri, Ganjar Kampanye Anti Kekerasan Seksual: Siapapun Harus Kita Lindungi

HUT Korpri, Ganjar Kampanye Anti Kekerasan Seksual: Siapapun Harus Kita Lindungi

HUT Korpri, Ganjar Kampanye Anti Kekerasan Seksual: Siapapun Harus Kita Lindungi

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Peringatan Hari Ulang Tahun Korpri ke 51 di Jawa Tengah berlangsung meriah. Acara diisi dengan kegiatan jalan sehat, sekaligus kampanye pencegahan kekerasan seksual perempuan dan anak.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hadir dan membuka langsung kegiatan, bangga karena kesadaran masyarakat khususnya Aparatur Sipil Negara terhadap isu ini makin membaik.

“Tema kali ini adalah mencegah kekerasan seksual khususnya kekerasan terhadap perempuan dan anak. Tapi saya pesankan juga jangan ada kekerasan kepada laki-laki,” tegas Ganjar.

Pada acara tersebut, dibacakan surat cinta dari penyandang disabilitas low vision bernama Naras. Surat tersebut berisikan keresahannya sebagai kelompok rentan dan juga korban kekerasan seksual.

Selain itu juga dilakukan orasi oleh perwakilan Garpu Perak atau Gerakan Pria Peduli Perempuan dan Anak. Ganjar mengatakan, siapapun korbannya harus dilindungi.

“Kita mesti melindungi dan yang tahu berani melapor dan Insya Allah kita akan tindaklanjuti,” ujarnya di hadapan ribuan peserta yang terdiri dari ASN Pemprov Jateng beserta keluarganya.

Harapannya dengan kesadaran itu, lanjut Ganjar, tidak ada lagi keresahan korban kekerasan seksual seperti cerita Naras kembali terulang.

“Maka yang seperti ini kawan-kawan dari dinas pasti akan siap untuk merespon kalau ada kekerasan terhadap perempuan, anak maupun laki-laki. Siapapun segera dilaporkan ke kami agar kami bisa segera menindaklanjuti,” tegasnya.

Untuk itu, Ganjar melalui Dinas P3AKB Jawa Tengah juga membuka kanal aduan yang bisa diakses oleh korban dan terjamin kerahasiaannya. Yakni lewat https://diyanti.jatengprov.go.id/, atau melalui Satuan Pelayanan Terpadu (SPT) yang sebentar lagi menjadi UPTD di nomor 085799664444.

“Sehingga mereka bisa nyaman untuk melaporkan, karena si pelapor sendiri kadang-kadang juga bisa terancam. Ini pengalaman penanganan yang kebetulan saya pernah bersama kawan-kawan dinas ikut mendampingi korban-korban itu,” ujarnya.

Di sisi lain, Ganjar berharap HUT Korpri ke 51 ini jadi momentum para ASN secara khusus untuk lebih berkontribusi.

“ASN menjadi makin solid, makin berintegritas, makin melayani dengan sangat baik dan tentu aja kepuasan pelanggan kita adalah rakyat,” tandasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan Data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni-PPA), kasus kekerasan pada perempuan pada tahun 2020 tercatat 809 kasus, pada 2021 bertambah menjadi 945 kasus, serta hingga September 2022 tercatat sudah 508 kasus kekerasan yang terlaporkan.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]