URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Laki-laki berusia 81 tahun itu telah mengabdikan lebih dari separuh umurnya pada satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Semangat Ruslan, Setengah Abad Mengabdi Sebagai Linmas

Semangat Ruslan, Setengah Abad Mengabdi Sebagai Linmas

Semangat Ruslan, Setengah Abad Mengabdi Sebagai Linmas

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kerutan nampak jelas menghiasi wajah Ruslan. Laki-laki berusia 81 tahun itu telah mengabdikan lebih dari separuh umurnya pada satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Kepada rasikafm.com kakek lima cucu dan delapan buyut itu bercerita, ia mulai bergabung dengan satuan Linmas sejak tahun 1969. Saat itu Linmas masih bernama Pertahanan Sipil (Hansip).

“Setelah Hansip, gabung relawan Perlawanan Rakyat (Wanra) dan terakhir Linmas sampai sekarang,” ungkapnya saat ditemui usai penyaluran insentif bagi satuan Linmas Kecamatan Bergas di kantor kecamatan setempat, Jumat (25/11/2022).

Ia juga menuturkan ada sejumlah pengalaman tak terlupakan selama 53 tahun pengabdiannya. Salah satunya adalah saat peristiwa Gerakan Separatis pada September 1965.

“Waktu itu ikut mengamankan orang-orang yang tidak disukai kalangan tertentu,” ucapnya.

Terkait pemberian insentif oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang, ia mengaku senang. Sebab, baru kali ini ia bersama rekan sejawatnya mendapatkan perhatian berupa insentif.

“Alhamdulillah matursuwun. Akan saya pakai untuk keperluan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan total anggaran yang disediakan oleh Pemkab Semarang untuk insentif sebanyak 7.780 Linmas di Kabupaten Semarang adalah Rp 3,691 miliar. Jumlah itu akan dibagi merata masing-masing senilai Rp 500 ribu.

“Saat ini kami salurkan kepada 536 Linmas di Kecamatan Bergas. Nanti secara bertahap akan dibagikan menyeluruh. Jangan dilihat nominalnya, tapi ini adalah wujud perhatian Pemkab Semarang kepada Linmas,” terangnya.

Dijelaskan Ngesti lebih lanjut, usulan mengenai Kartu Tanda Anggota (KTA) dan Surat Keputusan (SK) pengangkatan saat ini sudah selesai.

“Sudah kami diskusikan bersama Danton Sat Linmas dan Satpol PP Damkar, semuanya sudah dapat KTA dan SK yang ditandatangani Kepala Desa/ Lurah setempat,” paparnya.

Ngesti berharap insentif ini dapat berkelanjutan untuk tahun berikutnya. Sehingga ia meminta dukungan kepada legislatif terkait penganggaran tahun depan.

“Tahun ini memang yang pertama kami berikan insentif. Mudah-mudahan kondisi APBD membaik sehingga tahun depan bisa dianggarkan kembali,” pungkasnya. (win)

 

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga