URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tidak ada cinta yang lebih hebat dari cinta ibunda kepada anaknya. Kalau begitu, cintailah ibunda bila ingin dirindukan surga. Demikian pesan Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, yang ditulis pada kain putih di dinding lingkungan SMPN 2 Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringati Hari Guru Nasional, Sinoeng Ajarkan Pentingnya Menghormati Pendidik

Peringati Hari Guru Nasional, Sinoeng Ajarkan Pentingnya Menghormati Pendidik

Peringati Hari Guru Nasional, Sinoeng Ajarkan Pentingnya Menghormati Pendidik

featured-img

RASIKAFM. COM – SALATIGA.
Tidak ada cinta yang lebih hebat dari cinta ibunda kepada anaknya. Kalau begitu, cintailah ibunda bila ingin dirindukan surga. Demikian pesan Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, yang ditulis pada kain putih di dinding lingkungan SMPN 2 Salatiga. Kalimat tersebut selaras dengan konsep acara Pak Sinoeng Mengajar, yang dilaksanakan di salah satu ruang kelas dan diikuti oleh siswa kelas 7,8 dan 9, bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional, 25/11/2022.

Meskipun konsepnya adalah Pak Sinoeng Mengajar, namun materi yang disampaikan sebenarnya adalah memberikan ruang komunikasi melalui dialog dengan siswa. Di sini, Sinoeng memberikan ruang kepada siswa untuk menyampaikan pendapat dan mengungkapkan pengalaman.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah untuk learning by experiences, sharing of experiences, serta ada treatment ketika menghadapi persoalan-persoalan terkini,” ujarnya.

“Itulah sebenarnya komunikasi yang diperlukan. Selain komunikasi dengan guru, komunikasi dengan orang tua juga menjadi salah satu kunci. Oleh karena itu saya menyambut baik tawaran dari Dinas Pendidikan untuk konsep Pak Sinoeng Mengajar, karena yang diajarkan disini bukan soal akademik, melainkan bagaimana mereka bersikap dan menghormati orang tua, orang yang lebih tua dan guru,” lanjut Sinoeng usai mengajar di SMP N 2 Salatiga, Jumat (25/11/22).

Pada kesempatan tersebut, Pj. Wali Kota juga sekaligus meresmikan Kanopi SMP N 2 Salatiga, dan me-launching e-Magazine Pinastika.

 

BACA JUGA :

Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Pemerintah Kota Salatiga membuka pelatihan vokasi Make Up Artist dan barista di UPTD Balai Latihan Kerja Disperinaker, Senin (6/7/2026), untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja sesuai kebutuhan pasar. Wali Kota Robby Hernawan mendorong peserta membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja, sementara pelatihan yang dibiayai APBD 2026 berlangsung selama 20 hari hingga 31 Juli.
Minimalisir Pengangguran, Pemkot gelar Pelatihan MUA dan Barista
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui BKUD akan mengoptimalkan pajak parkir toko modern dan ritel setelah pembayaran pengelola dinilai belum sesuai perhitungan volume kendaraan. Kepala BKUD Rudibdo menyampaikan strategi tersebut di Ungaran, Kamis (2/7/2026), melalui sosialisasi kepada pengelola agar fasilitas parkir gratis tetap memenuhi kewajiban pajak sesuai regulasi dan meningkatkan pendapatan asli daerah.
Penerimaan Parkir Toko Modern di Kabupaten Semarang Tak Optimal, Ini Strategi BKUD Kejar Potensi Pajak Parkir
Puluhan remaja Pecinta dan Pelestari Alam Tengaran menebar 1.900 bibit ikan di aliran Sungai Serang, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026). Aksi yang digagas Ketua RW 02 Dukuh Krajan, Sowam Ahmadi, menggunakan donasi warga untuk memulihkan ekosistem pascapencemaran limbah sekaligus mengedukasi generasi muda agar menjaga kelestarian sungai.
Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo