KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Peringati Hari Guru Nasional, Sinoeng Ajarkan Pentingnya Menghormati Pendidik

Peringati Hari Guru Nasional, Sinoeng Ajarkan Pentingnya Menghormati Pendidik

Peringati Hari Guru Nasional, Sinoeng Ajarkan Pentingnya Menghormati Pendidik

RASIKAFM. COM – SALATIGA.
Tidak ada cinta yang lebih hebat dari cinta ibunda kepada anaknya. Kalau begitu, cintailah ibunda bila ingin dirindukan surga. Demikian pesan Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, yang ditulis pada kain putih di dinding lingkungan SMPN 2 Salatiga. Kalimat tersebut selaras dengan konsep acara Pak Sinoeng Mengajar, yang dilaksanakan di salah satu ruang kelas dan diikuti oleh siswa kelas 7,8 dan 9, bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional, 25/11/2022.

Meskipun konsepnya adalah Pak Sinoeng Mengajar, namun materi yang disampaikan sebenarnya adalah memberikan ruang komunikasi melalui dialog dengan siswa. Di sini, Sinoeng memberikan ruang kepada siswa untuk menyampaikan pendapat dan mengungkapkan pengalaman.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah untuk learning by experiences, sharing of experiences, serta ada treatment ketika menghadapi persoalan-persoalan terkini,” ujarnya.

“Itulah sebenarnya komunikasi yang diperlukan. Selain komunikasi dengan guru, komunikasi dengan orang tua juga menjadi salah satu kunci. Oleh karena itu saya menyambut baik tawaran dari Dinas Pendidikan untuk konsep Pak Sinoeng Mengajar, karena yang diajarkan disini bukan soal akademik, melainkan bagaimana mereka bersikap dan menghormati orang tua, orang yang lebih tua dan guru,” lanjut Sinoeng usai mengajar di SMP N 2 Salatiga, Jumat (25/11/22).

Pada kesempatan tersebut, Pj. Wali Kota juga sekaligus meresmikan Kanopi SMP N 2 Salatiga, dan me-launching e-Magazine Pinastika.

 

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]