URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 89 pengurus Yayasan Sekolah Islam Terpadu (SIT) se-Jawa Tengah antusias mengikuti pelatihan manajemen Yayasan yang diadakan oleh Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hari Guru, Yayasan Pengelola SIT se-Jawa Tengah Berkomitmen Bahagiakan Para Guru

Hari Guru, Yayasan Pengelola SIT se-Jawa Tengah Berkomitmen Bahagiakan Para Guru

Hari Guru, Yayasan Pengelola SIT se-Jawa Tengah Berkomitmen Bahagiakan Para Guru

featured-img

RASIKAFM.COM- BANJARNEGARA – Sebanyak 89 pengurus Yayasan Sekolah Islam Terpadu (SIT) se-Jawa Tengah antusias mengikuti pelatihan manajemen Yayasan yang diadakan oleh Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Surya Yudha Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (26/11/2022).

Dalam pelatihan tersebut, para pengurus Yayasan mendapatkan materi tentang visi organisasi, pengelolaan SDM, dan manajemen keuangan.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Tarbiyatul Mukminin Magelang, Jamaludin mengatakan agar pengurus yayasan terus menambah wawasan dan pengetahuannya untuk mengelola berbagai potensi yang dimiliki. Pasalnya, yayasan memiliki tantangan yang bertambah seiring berbagai perubahan yang terjadi di masyarakat.

“Yayasan memerlukan standar pengelolaan yang akan memberikan optimalisasi untuk lebih maju dan berkembang” jelasnya.

Ia menegaskan tentang keharusan yayasan Pendidikan Islam mempunyai target kerja. Ia berharap pengurus yayasan dapat mencontoh Rasulullah SAW untuk mencapai setiap target yang telah ditetapkan. Salah satunya adalah karakter optimis yang harus dimiliki oleh pengurus yayasan.

Sementara itu, pakar manajemen SDM, Jumadi Subur mengatakan pentingnya visi dan misi yayasan dipahami oleh seluruh pegawai yayasan dan menjadikannya motivasi untuk bertumbuh.

“Yayasan dan pegawainya harus memiliki kepahaman yang searah mengenai tujuan organisasi. Maka visi dan misi sebaiknya dipahami secara baik oleh jajaran pengurus yayasan hingga pegawai” imbuhnya.

Pelatihan yang diadakan dalam rangka Hari Guru Nasional (HGN) 2022 ini bertujuan untuk memberikan bekal kecakapan manajerial bagi pengurus Yayasan. JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah berencana untuk merutinkan pertemuan dan pelatihan bagi pengurus yayasan yang mengelola sekolah Islam Terpadu (SIT) di Jawa Tengah.

Kegiatan pelatiham ini dilaksanakan juga dalam rangka untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas yayasan serta sebagai wujud keseriusan yayasan utk membahagiakan para guru SIT. Hal ini disampaikan oleh Abdul Hakim selaku Ketua Bidang Kelembagaan JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved