URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah secara aktif mendorong partisipasi pemilih pemula, terutama dari generasi Z dan milenial, dalam Pemilihan Umum 2024. Melalui sosialisasi yang intens, diharapkan pemilih muda mendapatkan edukasi politik yang akurat, meminimalisir penyebaran berita hoax, dan meningkatkan partisipasi dalam proses demokrasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dorong Partisipasi Pemilih Pemula, Pemprov Jateng Galakkan Sosialisasi

Dorong Partisipasi Pemilih Pemula, Pemprov Jateng Galakkan Sosialisasi

Dorong Partisipasi Pemilih Pemula, Pemprov Jateng Galakkan Sosialisasi

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah secara aktif mendorong partisipasi pemilih pemula, terutama dari generasi Z dan milenial, dalam Pemilihan Umum 2024. Melalui sosialisasi yang intens, diharapkan pemilih muda mendapatkan edukasi politik yang akurat, meminimalisir penyebaran berita hoax, dan meningkatkan partisipasi dalam proses demokrasi.
Foto: Dok. Pemprov Jateng
Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Nana Sudjana usai menghadiri Peringatan Sumpah Pemuda ke - 95 di Alun-alun Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (28/10/202:).
featured-img

Banjarnegara – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang aktif mengkampanyekan pentingnya partisipasi pemilih pemula dalam Pemilihan Umum 2024. Mereka terutama fokus pada generasi Z dan milenial yang kini berusia antara 17 hingga 39 tahun, dan secara signifikan mendominasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilu mendatang.

Dengan menggalakkan sosialisasi ini, diharapkan partisipasi aktif dari segmen pemilih muda akan meningkat, mengukuhkan demokrasi di tingkat provinsi.

“Makanya kami akan terus mensosialisasikan,” kata Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Nana Sudjana usai menghadiri Peringatan Sumpah Pemuda ke – 95 di Alun-alun Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (28/10/2023)

Dikatakan, sosialisasi itu perlu terus dilakukan agar para pemilih pemula itu mendapat edukasi politik yang benar. Dengan edukasi yang benar, para pemilih pemula diharapkan tidak terjebak pada fanatisme, termakan berita hoax, dan terpancing ujaran kebencian.

Apalagi, dibeberkan Nana, setiap perhelatan pemilu seringkali muncul di media sosial mengenai informasi hoaxs, hate speech, berita kebencian, dan lainnya.

“Jadi di situ provokasi-provokasi itu pasti ada,” tuturnya seraya mengingatkan.

Ditambahkan dia, edukasi politik yang benar, selain bisa mencegah para pemilih pemula dari terbawa arus yang tidak baik, juga sekaligus meningkatkan kesadaran mereka untuk menggunakan hak suaranya.

Menurut Nana, membangun kesadaran untuk menggunakan hak pilih sangat penting. Sebab, salah satu indikator kesuksesan penyelenggaraan pesta demokrasi adalah tingginya tingkat partisipasi masyarakat dalam memberikan suaranya.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara