URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Unit Reskrim Polsek Gayamsari bersama Satreskrim Polrestabes Semarang mengamankan tiga pelaku aksi pembacokan yang terjadi di Jalan Kaligawe atau Karang Kimpul, Kecamatan Gayamsari Kota Semarang

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tiga Pelaku Aksi Pembacokan di Kaligawe Semarang Diamankan Polisi

Tiga Pelaku Aksi Pembacokan di Kaligawe Semarang Diamankan Polisi

Tiga Pelaku Aksi Pembacokan di Kaligawe Semarang Diamankan Polisi

Featured Image

SEMARANG – Unit Reskrim Polsek Gayamsari bersama Satreskrim Polrestabes Semarang mengamankan tiga pelaku aksi pembacokan yang terjadi di Jalan Kaligawe atau Karang Kimpul, Kecamatan Gayamsari Kota Semarang pada Minggu (3/4/2022) sekira pukul 01.00 WIB.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan mengatakan, ketiga pelaku yang diamankan berinisial MHS (17), GAP (17) dan AK (17). Mereka semuanya merupakan warga dari Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari Semarang.

Donny menjelakan, aksi kejahatan tersebut sempat viral di media sosial lantaran beberapa kelompok berupaya menyabetkan senjata tajam kepada dua orang pengendara motor. Ia menyebut, masih ada pelaku lain yang kini dalam proses pencarian.

“Tidak hanya ini pelakunya saja. Masih ada teman-teman pelaku yang lain dan kini dalam proses pencarian,” ujar Donny saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Selasa (5/4/2022).

Ia menerangkan, aksi kejahatan ini bermula ketika ketiga pelaku dengan teman-temannya sedang asyik bermain game di salah satu rumah rekannya. Kemudian, salah satu pelaku mendapatkan notifikasi tantangan dari warga Karang Kimpul untuk melakukan tawuran.

Karena merasa tak terima, kemudian pelaku dan teman-temannya sepakat untuk menuju ke lokasi tempat perjanjian pertemuan dengan membawa beberapa senjata tajam. Namun, para pelaku malah menyasar atau salah sasaran dan berupaya membacok dua orang yang sedang mengendarai motor.

“Kemudian dari pihak Karang Kimpul menelpon salah satu pelaku bahwa mereka sudah siap (tawuran) dan sedang menunggu di gapura Karang Kimpul. Kemudian rombongan pelaku menuju ke lokasi membawa senjata tajam,” terangnya.

“Yang 10 orang lainnya akan tetap kita kejar dan akan menjadi tanggung jawab Polsek Gayamsari,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Gayamsari, Kompol Hengky Prasetyo menegaskan akan tetap melakukan pengejaran terhadap teman-teman pelaku yang kini sudah diamankan.

Ia berharap kepada anak-anak yang diamankan ini agar tidak mengulangi aksi yang dapat membahayakan keselamatan bahkan nyawa orang lain mengingat dapat juga mencoreng nama baik Kota Semarang sebagai kota yang aman.

“Kita akan tetap lakukan upaya penangkapan terhadap teman-teman pelaku lainnya dan akan disampaikan kepada pimpinan. Saya harap anak-anak ini tidak mengulangi perbuatannya lagi karena dapat mencoreng nama baik Semarang,” tuturnya.

Disisi lain, dari pengakuan salah satu pelaku, dirinya mengungkapkan memang upaya pembacokan adalah salah sasaran yang dilakukan oleh salah satu temannya yang kini masih buron. Ia pun juga heran dan bingung mengapa temannya hendak membacok orang lain.

“Saya ndak tahu (korban) itu siapa. Itu orang gak dikenal (korban) yang gituin (mau bacok) teman saya,” paparnya.

Dalam kasus ini, pihak kepolisian melakukan tindakan hukum restorasi justice mengingat tidak ada korban luka maupun korban yang meninggal akibat aksi kejahatan pelaku. Saat ini, para pelaku yang diamankan langsung dikembalikan kepada orangtuanya untuk dibimbing kempali.

Orangtua pelaku GAP mengucapkan permintaan maaf secara terbuka bagi masyarakat dan korban karena prilaku anaknya yang dapat membahayakan serta meresahkan masyarakat Semarang.

“Saya berjanji akan membimbing anak saya, semoga anak saya dapat berubah ke jalan yang lebih baik dan tidak mengulangi perbuatannya lagi,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Penjualan selongsong ketupat di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (26/3/2026), oleh pedagang seperti Kusnan mengalami penurunan dibanding Lebaran sebelumnya, dipicu melemahnya daya beli masyarakat, meski harga telah diturunkan guna menarik minat pembeli menjelang Lebaran Kupat.
Penjual Selongsong Ketupat Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang Lebaran Kupat
Lonjakan volume sampah terjadi di Kabupaten Semarang selama Lebaran 2026, disampaikan DLH di Ungaran pada 18–24 Maret, mencapai 293 ton per hari dari normal 280 ton, dipicu aktivitas rumah tangga, ditangani melalui TPS 3R, bank sampah, serta penambahan petugas dan armada pengangkut.
Lonjakan Sampah Saat Momen Lebaran di Kabupaten Semarang Capai 293 Ton per Hari
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban 2025 dipaparkan Wali Kota Robby Hernawan di DPRD Kota Salatiga, Rabu (25/3/2026), dihadiri Forkopimda dan OPD, menampilkan capaian pendapatan 101,63 persen serta berbagai indikator pembangunan, sebagai bentuk evaluasi kinerja pemerintah dan dasar pembahasan lanjutan bersama DPRD.
Wakil Wali Kota dan Dirut PDAM Absen saat Robby Sampaikan LKPJ 2025

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Jalur alternatif Salatiga–Magelang via Kopeng dimanfaatkan pemudik dan wisatawan, melintasi kawasan lereng Merbabu, Kamis (26/3/2026). Rute ini dipilih sebagai alternatif tol yang padat, menawarkan udara...
Penjualan selongsong ketupat di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (26/3/2026), oleh pedagang seperti Kusnan mengalami penurunan dibanding Lebaran sebelumnya, dipicu melemahnya daya beli masyarakat, meski harga telah diturunkan guna menarik minat pembeli menjelang Lebaran Kupat.
Penjual Selongsong Ketupat Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang Lebaran Kupat
Penjualan selongsong ketupat di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (26/3/2026), oleh pedagang seperti Kusnan mengalami penurunan dibanding Lebaran sebelumnya, dipicu melemahnya daya beli...
Lonjakan volume sampah terjadi di Kabupaten Semarang selama Lebaran 2026, disampaikan DLH di Ungaran pada 18–24 Maret, mencapai 293 ton per hari dari normal 280 ton, dipicu aktivitas rumah tangga, ditangani melalui TPS 3R, bank sampah, serta penambahan petugas dan armada pengangkut.
Lonjakan Sampah Saat Momen Lebaran di Kabupaten Semarang Capai 293 Ton per Hari
Lonjakan volume sampah terjadi di Kabupaten Semarang selama Lebaran 2026, disampaikan DLH di Ungaran pada 18–24 Maret, mencapai 293 ton per hari dari normal 280 ton, dipicu aktivitas rumah tangga, ditangani...
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban 2025 dipaparkan Wali Kota Robby Hernawan di DPRD Kota Salatiga, Rabu (25/3/2026), dihadiri Forkopimda dan OPD, menampilkan capaian pendapatan 101,63 persen serta berbagai indikator pembangunan, sebagai bentuk evaluasi kinerja pemerintah dan dasar pembahasan lanjutan bersama DPRD.
Wakil Wali Kota dan Dirut PDAM Absen saat Robby Sampaikan LKPJ 2025
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban 2025 dipaparkan Wali Kota Robby Hernawan di DPRD Kota Salatiga, Rabu (25/3/2026), dihadiri Forkopimda dan OPD, menampilkan capaian pendapatan 101,63 persen serta berbagai...
Sebanyak 107 ASN Pemkab Semarang tidak masuk kerja di Kabupaten Semarang, Rabu (25/3/2026), terdiri dari tugas dinas, cuti, belajar, dan sakit, disampaikan Bupati Ngesti Nugraha, namun seluruhnya berizin resmi sehingga pelayanan publik tetap berjalan normal pasca libur Lebaran.
107 ASN Pemkab Semarang Tak Hadir Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Ini Penyebabnya
Sebanyak 107 ASN Pemkab Semarang tidak masuk kerja di Kabupaten Semarang, Rabu (25/3/2026), terdiri dari tugas dinas, cuti, belajar, dan sakit, disampaikan Bupati Ngesti Nugraha, namun seluruhnya berizin...
Muat Lebih

POPULER

Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi
Sebanyak 107 ASN Pemkab Semarang tidak masuk kerja di Kabupaten Semarang, Rabu (25/3/2026), terdiri dari tugas dinas, cuti, belajar, dan sakit, disampaikan Bupati Ngesti Nugraha, namun seluruhnya berizin resmi sehingga pelayanan publik tetap berjalan normal pasca libur Lebaran.
107 ASN Pemkab Semarang Tak Hadir Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Ini Penyebabnya
Waspada Gelombang Kedua Arus Balik, Polres Semarang Perkuat Pengamanan Jalur Arteri
Waspada Gelombang Kedua Arus Balik, Polres Semarang Perkuat Pengamanan Jalur Arteri

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved