[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Tuti N Roosdiono Bersama Ngesti Nugraha Adakan Penghijauan Dan Tebar Benih Ikan di Tuntang

Tuti N Roosdiono Bersama Ngesti Nugraha Adakan Penghijauan Dan Tebar Benih Ikan di Tuntang

Tuti N Roosdiono Bersama Ngesti Nugraha Adakan Penghijauan Dan Tebar Benih Ikan di Tuntang

Ngesti Nugraha saat menanam pohon di dusun Petet Desa Tuntang minggu 21maret 2021 pagi

Tuntang – RasikaFM . Untuk menjaga ekosistem dan mata air agar tetap lestari, ketua DPC PDI Perjuangan kabupaten Semarang H Ngesti Nugraha S.H., M.H., bersama anggota DPR RI komisi IX fraksi PDI Perjuangan Tuti Nusandari Roosdiono serta PAC PDI Perjuangan Tuntang adakan gerakan tebar benih dan penanaman pohon di dusun Petet desa Tuntang kecamatan Tuntang kabupaten Semarang, Minggu (22/3/2022).

Ngesti Nugraha dalam sambutanya atas nama DPC PDI Perjuangan kabupaten Semarang menyampaikan terima kasih atas bantuan Tuti Nusandari Roosdiono anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan. Banyak bantuan dari ibu Tuti, mulai dari BLK, TKM, makanan tambahan untuk bumil maupun untuk balita dan sembako selama pademi covid 19. “Semoga ibu Tuti di beri kesehatan dan dapat terus memberikan aspirasinya untuk warga dikabupaten semarang”, tambah Ngesti.

Ketua PAC PDIP kecamatan Tuntang Sis Budiyono saat tengah berpidato menyampaikan pesan pesan dari Tuti N Roosdiono sesaat sebelum penanaman pohon

Ngesti Nugraha yang juga Bupati Semarang ini mengajak semua masyarakat bersama Polsek,Koramil dan satgas covid untuk mentaati protokol kesehatan. ” Mari bersama sama mencegah covid 19, dengan 5M agar masyarakat di kabupaten Semarang terhindar dari wabah Covid 19″ tambahnya.

Sis Budiyono Tenaga Ahli Tuti N Roosdiono mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga ekosistem agar tetap lestari. Sis Budiyono Mewakili Tuti juga meminta maaf karena tidak bisa hadir,
Dalam pesanya Tuti meminta agar program kegiatan politik hijau semacam ini yang menjadi program kepengurusan dari dewan pimpinan pusat sampai dewan pimpinan cabang Tuti N Roosdiono akan melaksanakan kegiatan ini secara berkala kususnya di kabupaten Semarang dan dapil jateng 1 pada umumnya “Dengan Gerakan Tuntang Bersih Dan Hijau diharapkan semua kader untuk tetap solid bersama warga untuk menjaga lingkungannya” kata Sis Budiyono yang juga ketua PAC pdip Tuntang ini.

Ketua PAC Tuntang Sis Budiyono saat menerima potongan Tumpeng dari ketua DPC Ngesti Nugraha

Sementara itu H Muhammad Nadirin kepala desa Tuntang mengapreasi kegiatan penghijauan yang diadakan oleh PAC PDI Perjuangan kecamatan Tuntang dan ibu Tuti Nusandari Roosdiono di desa Tuntang. “Semoga bermanfaat untuk semua , dan dapat berlanjut tidak hanya di Tuntang tetapi di desa lainya yang ada di kabupaten Semarang, tambah Nadirin.

Dalam kegitan tersebut panitia menebar 2000 benih ikan nila dan 1000 bibit pohon yang semuanya di laksanakan di dusun Petet desa Tuntang. Acara diawali dengan senam bersama sebagai rangkain acara Tuntang Hijau dan Bersih bersama PAC, Ranting, dan kader PDI Perjuangan kecamatan Tuntang. (rief)

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus penemuan jasad bayi perempuan di kebun kosong Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kamis (3/9/2026). Polisi menetapkan WAP (18) sebagai tersangka dan VA (17) sebagai pelaku anak. Bayi tersebut diduga hasil hubungan keduanya dan dikuburkan setelah lahir secara mandiri karena kehamilan disembunyikan.
Polisi Tetapkan Dua Sejoli sebagai Tersangka Pembuangan Bayi di Bandungan
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px