URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kehadiran Uptown Mall di Kota Semarang disambut baik oleh Walikota Hevearita Gunaryanti Rahayu. Mall ini diharapkan menjadi daya tarik wisata belanja baru, menarik wisatawan dari Semarang dan wilayah sekitarnya. Peresmian Uptown Mall di BSB City juga berpotensi menjadi pemecah keramaian kota dengan adanya exit tol yang memudahkan mobilitas ke kawasan tersebut

Mbak Google

KABAR RASIKA

Uptown Mall Menjadi Pemecah Keramaian dan Magnet Wisata di Kota Semarang

Uptown Mall Menjadi Pemecah Keramaian dan Magnet Wisata di Kota Semarang

Uptown Mall Menjadi Pemecah Keramaian dan Magnet Wisata di Kota Semarang

Foto: Dok./IST
Peresmian Uptown Mall Semarang oleh Plt Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen dan Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Mbak Ita berharap Uptown Mall jadi pemecah keramaian Semarang pada Jumat 30 Juni 2023 di BSB City.
featured-img

Semarang – Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengapresiasi kehadiran Uptown Mall jadi pemecah Keramaian di Kota Semarang.

Mbak Ita sapaan akrabnya menyebut, keberadaan Uptown Mall sebagai salah satu daya tarik wisata belanja baru di kota Semarang.

Ia memprediksi bahwa mall ini nantinya tidak hanya menarik bagi para wisatawan dalam kota. Tetapi juga dari beberapa wilayah lainnya khususnya dari Kabupaten Semarang dan Kabupaten Kendal.

“Ini sangat luar biasa. Uptown Mall jadi pemecah keramaian dan ini juga bisa menarik tidak hanya masyarakat wilayah Semarang bagian barat saja. Khususnya Mijen, Ngaliyan, Gunung Pati. Tetapi juga bisa ke kabupaten tetangga, baik dari Kabupaten Semarang ataupun Kabupaten Kendal. Atau bahkan dari wilayah di luar itu,” ujarnya usai peresmian Uptown Mall BSB City, Jumat 30 Juni 2023.

Mbak Ita meyakini jika peresmian Uptown Mall tersebut bisa jadi pemecah keramaian kota. Hal ini karena nantinya Ngaliyan akan memiliki exit tol. Sehingga mempermudah masyarakat ketika ingin melakukan mobilitas ke kawasan BSB City, khususnya ke Uptown Mall.

Ia juga menyinggung soal penyelesaian pembangunan exit tol tersebut yang menurutnya paling lambat pada akhir tahun 2023 ini.

“Saat ini Pemkot Semarang mendorong agar exit tolnya di Ngaliyan ini segera ada pembangunan. Karena masih menunggu relokasi SMP 16 dan ada sedikit pembebasan lahan. Kami juga sudah menyampaikan hal itu ke pak Menteri PUPR. Karena pembebasan lahan ini kewenangannya ada di Kementerian PUPR. Kemudian dari Jasa Marga juga sudah siap anggarannya untuk membangun kontruksi exit tol tersebut. Sehingga kami berharap paling lambat akhir tahun bisa selesai,” ucapnya.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum