KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Wakasal Berencana Kembangkan Rumah Komodor Yos Soedarso Sebagai Tempat Wisata Di Kota Salatiga

Wakasal Berencana Kembangkan Rumah Komodor Yos Soedarso Sebagai Tempat Wisata Di Kota Salatiga

Wakasal Berencana Kembangkan Rumah Komodor Yos Soedarso Sebagai Tempat Wisata Di Kota Salatiga

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, SE, M.M., didampingi LO AL Kodam IV/Diponegoro Kolonel Marinir Haryono Masturi M.Tr.Hanla.,M.M., melaksanakan kunjungan kerumah Laksamana Madya (Anumerta) Komodor Yos Soedarso. Bertempat di Gladakan RT 01 RW 05, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga,

Dalam kunjungan tersebut, Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, juga memberikan bantuan kepada para pensiunan TNI AL. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, Kepala dinas Pariwisata kota Salatiga Drs. Valentino Haribowo, Kodim 0714/Salatiga, Korem 073/Makutarama.

Dalam kunjungan tersebut, Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono mengatakan, bahwa pihaknya akan kembangkan tempat tersebut (Rumah Komodor Yos Soedarso dan TWSS (Taman Wisata Sejarah Salatiga) menjadi tempat wisata edukasi.

“Laksamana Madya (Anumerta) Komodor Yos Soedarso adalah satu-satunya pahlawan laut yang sangat dikenal di Indonesia, makanya kita bersama ketua DPRD dan pejabat kota Salatiga akan bekerja sama untuk membatu dan menambah eks alutsista yaitu tank Howitser dan bekas pesawat untuk ditaruh ditempat ini”,katanya.

“Untuk rumah Komodor Yos Soedarso nantinya akan kita komunikasikan kepada putra-putrinya atau ahli waris. Kemudian terkait dijadikannya museum sejarah dengan harapan bisa menumbuhkan nasionalismenya pemuda di Kota Salatiga”,ungkapnya.

Wakasal yang merupakan pria asli dari kota Salatiga ini mengaku baru kali ini melihat TWSS, harapan kami dengan adanya tempat wisata sejarah ini nantinya juga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Salatiga, terlebih memberikan manfaat kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Nanti kita akan panggil teman-teman yang ada di Jakarta, untuk bisa investasi ataupun untuk sharing atau bertukar pengalaman, sehingga tempat ini bisa menjadi spot yang menarik”,tambahnya.

Ketua DPRD kota Salatiga, Dance Ishak Palit mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung dengan akan dikembangkannya museum dikediaman Yos Sudarso dan TWSS. “Kalau itu memang bagian wisata sejarah tentunya kami sangat mendukung,”ungkapnya.

Berkaitan dengan wacana akan dikembangkanya TWSS, Dance mengatakan, kita akan segera buat masterplan kalau memang itu akan menjadi salah satu bagian wisata sejarah.

“Ya memang segera harus buat masterplan kira-kira konsepnya seperti apa, termasuk daya dukung lingkungan dan tentunya saya merespon postif dan mengusulkan dan pak Wakasal oke”kata Dance.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang