URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wali Kota Dan Kapolres Salatiga Lakukan Sidak Ke Sejumlah Agen Tabung Oksigen

Wali Kota Dan Kapolres Salatiga Lakukan Sidak Ke Sejumlah Agen Tabung Oksigen

Wali Kota Dan Kapolres Salatiga Lakukan Sidak Ke Sejumlah Agen Tabung Oksigen

featured-img
Walikota Salatiga Yulianto dan Kapolres Rahmad Hidayat saat melakukan sidak lokasi pengisian tabung oksigen

RASIKAFM – Dalam sidak gabungan yang berlangsung Rabu (7/7/2021) itu sejumlah agen yang didatangi orang nomor satu di Salatiga antara lain Duta Tehnik di Jalan Jenderal Sudirman, dan Multi Abadi Gas Abadi di Jalan Veteran.

Yuliyanto mengatakan sidak dilakukan menyusul tingginya permintaan tabung oksigen di sejumlah daerah tidak terkecuali di Kota Salatiga seiring meningkatnya kasus Covid-19.

“Untuk itu kami bersama Forkopimda mengecek langsung hari ini. Kami pastikan mesti ada lonjakan permintaan harga tabung oksigen maupun isi ulang tetap stabil,” terangnya kepada rasikafm.com, di lokasi, Rabu (4/7/2021)

Menurutnya, rata-rata agen tabung oksigen yang ada untuk mensuplai kebutuhan rumah sakit di Kota Salatiga. Kemudian kebutuhan pribadi dan industri seperti usaha las dan bengkel.

Ia menambahkan, dari sidak juga diketahui ada peningkatan permintaan sekira 10 persen dibanding hari biasanya. Meski demikian, dirinya menjamin tidak ada kelangkaan oksigen.

Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat menyampaikan Satgas Tabung Oksigen terus melakukan operasi setiap hari memastikan ketersediaan agar disalurkan ke pihak yang tepat.

AKBP Rahmad mengaku pengecekan tabung oksigen baik stok maupun harga selalu dipantau. Lalu, apabila terjadi hambatan pengiriman di jalan raya karena PPKM Darurat petugas siap melakukan penjemputan.

“Jika ada penimbunan akan kami tindak sesuai ketentuan perundang-undangan. Tapi ini rata-rata pelaku industri sudah menyadari dan mengutamakan kepentingan kemanusiaan,” ujarnya

Sementara itu Pemilik Agen Oksigen Duta Tehnik Salatiga
Adam mengungkapkan ditempatnya memiliki stok tabung oksigen sebanyak 3.000 tabung.

Ribuan tabung itu lanjutnya, sepenuhnya untuk memenuhi industri perbengkelan dan pengelasan. Adapun kebutuhan medis dilayani pengisian ulang refiil oksigen.

” kami mensuplai kebutuhan industri mulai Salatiga, Ungaran, Boyolali, dan Grobogan. Untuk harga isi ulang baik kebutuhan medis maupun industri harga sama tabung kecil Rp
40 ribu, sedangkan tabung ukuran besar Rp 70-100 ribu,” paparnya

Adam menjelaskan, sejak adanya pandemi Covid-19 khususnya setelah lebaran Idul Fitri terjadi lonjakan permintaan mendekati 30 persen. Setiap hari, dia melayani isi ulang oksigen mencapai 50 tabung perhari, dari pukul 08.00-18.00 WIB. (rief)

BACA JUGA :

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved