KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Wali Kota Semarang Laporkan Kenaikan Tingkat Kemiskinan Akibat Covid-19 pada LKPJ 2022

Wali Kota Semarang Laporkan Kenaikan Tingkat Kemiskinan Akibat Covid-19 pada LKPJ 2022

Wali Kota Semarang Laporkan Kenaikan Tingkat Kemiskinan Akibat Covid-19 pada LKPJ 2022

Wali Kota Semarang, Hevearita G. Rahayu, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada DPRD Kota Semarang pada Rapat Paripurna, Jumat (31/3/2023). Dalam laporannya, Ita mengatakan kenaikan tingkat kemiskinan sebesar 4,5 persen di tahun 2022 karena pandemi Covid-19.
Foto:/IST
DPRD Kota Semarang menggelar rapat paripurna membahas LKPJ 2022, di Gedung Paripurna, Kamis (30/3/2023).

Semarang – Wali Kota Semarang, Hevearita G. Rahayu menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada DPRD Kota Semarang pada saat Rapat Paripurna, Jumat (31/3/2023).

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Ita dalam laporannya menyampaikan bahwa tingkat kemiskinan di tahun 2022 mengalami kenaikan mencapai 4,5 persen. Hal ini diakibatkan adanya pandemi Covid-19.

Ita menyampaikan angka kemiskinan sebelum adanya pandemi yakni pada tahun 2019 sudah turun mencapai 3,9 persen.

“Pengaruhnya karena ada yang kena PHK, pendapatan berkurang dan sebagainya. Ini perlu diturunkan lagi pada 2023,” jelas Ita.

Ita menyampaikan memang masih perlu ada perbaikan pada indeks di Kota Semarang karena memang masih ada ketimpangan antara masyarakat berpendapatan tinggi dan juga yang berpendapatan rendah.

Ia menyebut ada tiga kelurahan yang pendapatannya masih rendah atau tergolong kategori miskin.

Hal ini yang membuat Pemkot Semarang akan memprioritaskan kelurahan-kelurahan tersebut dalam penurunan angka kemiskinan.

“Ada tiga kelurahan yaitu Bandarharjo, Tanjungmas dan Jomblang,” terangnya.

Tidak hanya angka kemiskinan, Ita juga melaporkan tingkat pengangguran terbuka yang ada di Kota Semarang.

Ia menyebut angka pengangguran terbuka di Kota Semarang juga terbilang masih tinggi yakni diangka 7 persen.

Ita menyebut jika angka tersebut masih berada di atas Provinsi maupun nasional yang saat ini berada pada angka 5 dan 6 persen.

“Kita harus bisa menurunkan angka TPT (tingkat pengangguran terbuka),” tandasnya.

Namun Ita juga menyampaikan beberapa capaian positif yang sudah diraih oleh Kota Semarang pada tahun 2022 yakni laju pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan manusia (IPM), angka stunting, inflasi, pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan dan penanganan Covid-19.

Bahkan menurutnya, penanganan Covid-19 membuat beberapa mata anggaran tergeser.

“Peralihan pandemi dari 2020, 2021, dan 2022, tentu mempengaruhi anggaran infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Khusus LKPJ 2022, Rukiyanto mengatakan akan segera melakukan rapat dan mengevaluasi laporan Wali Kota Semarang yang tercantum dalam LKPJ.

“Kami akan segera bahas. Besok baru penjadwalan. Paparan materi dan lain-lain baru hari Senin,” tutupnya.

BACA JUGA :

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px