Berdasarkan hasil observasi Stasiun Meteorologi Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang pada Sabtu, 25 Juli 2026 pukul 05.30 WIB, kondisi cuaca di Kota Semarang terpantau cerah. Suhu udara tercatat 20,8 derajat Celsius dengan kelembapan udara 80 persen. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 7 kilometer per jam.
Untuk prakiraan cuaca harian, BMKG memperkirakan Kota Semarang akan mengalami cuaca cerah sejak pagi hingga siang hari. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi cuaca diprakirakan berubah menjadi cerah berawan hingga berawan.
Suhu udara di Semarang diperkirakan berada pada kisaran 25 hingga 35 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berkisar antara 45 hingga 75 persen. Angin diprakirakan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5 hingga 30 kilometer per jam.
Secara umum, wilayah Jawa Tengah diprakirakan mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan pada pagi sampai siang hari. Pada sore hingga awal malam, kondisi cuaca berubah menjadi cerah berawan hingga berawan di sebagian besar wilayah. BMKG tidak mencantumkan potensi hujan dalam prakiraan kali ini, namun mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
Peringatan tersebut berkaitan dengan kondisi cuaca yang relatif kering, suhu udara yang meningkat pada siang hari, serta kelembapan udara yang lebih rendah. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko munculnya titik api, terutama di kawasan hutan, lahan terbuka, area perkebunan, maupun lahan pertanian yang mengering.
Di sektor maritim, tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk kategori relatif rendah hingga sedang. Sementara itu, tinggi gelombang di Perairan Selatan Jawa Tengah diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter sehingga nelayan, operator kapal, dan pengguna transportasi laut di perairan selatan diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi laut.
Sumber:
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah
Berlaku Tanggal 25 Juli 2026 Pukul 07.00 – 19.00 WIB pic.twitter.com/MidcAdnncw— BMKG Ahmad Yani Semarang (@BMKGAhmadYani) July 24, 2026


