URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Pekalongan menyediakan rumah singgah sementara bagi korban KDRT dan kekerasan seksual sebagai upaya memperkuat perlindungan perempuan dan anak. Fasilitas tersebut dilengkapi kamar, dapur, kebutuhan dasar, serta layanan pendampingan psikologis untuk membantu korban memperoleh rasa aman dan pemulihan trauma.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Pekalongan Sediakan Rumah Aman untuk Korban KDRT dan Kekerasan Seksual

Pemkot Pekalongan Sediakan Rumah Aman untuk Korban KDRT dan Kekerasan Seksual

Pemkot Pekalongan Sediakan Rumah Aman untuk Korban KDRT dan Kekerasan Seksual

featured-img

BACA JUGA :

Pemkot Semarang Percepat Penataan Drainase Simpang Lima untuk Cegah Genangan
Pemkot Semarang Percepat Penataan Drainase Simpang Lima untuk Cegah Genangan
Meksiko Pastikan Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Sapu Dua Kemenangan
Meksiko Pastikan Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Sapu Dua Kemenangan
Amerika Serikat Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Australia 2-0
Amerika Serikat Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Australia 2-0
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri Usai Pemeriksaan Kesehatan
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri Usai Pemeriksaan Kesehatan
Mendagri Tito Karnavian: Kondisi Wilayah Terdampak Gempa Palu Sudah Terkendali
Mendagri Tito Karnavian: Kondisi Wilayah Terdampak Gempa Palu Sudah Terkendali
Trump Dikritik Partai Republik Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Trump Dikritik Partai Republik Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah