URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 7 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan hingga lebat berpotensi terjadi di kawasan pegunungan akibat peningkatan aktivitas atmosfer yang dapat memicu petir dan angin kencang.

Mbak Google

INFO BMKG

07 Mei 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah Berawan, Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Wilayah Pegunungan

07 Mei 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah Berawan, Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Wilayah Pegunungan

07 Mei 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah Berawan, Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Wilayah Pegunungan

Citra Satelit Cuaca Pukul 05:00 WIB
Citra Satelit Cuaca Pukul 05:00 WIB
featured-img

Berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang pada pukul 05.00 WIB, kondisi cuaca di Kota Semarang terpantau cerah berawan. Suhu udara tercatat mencapai 26,2°C dengan kelembapan udara 90 persen. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 5 km/jam.

BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Semarang pada pagi hingga siang hari didominasi kondisi cerah berawan. Memasuki sore hingga malam hari, cuaca diperkirakan berubah menjadi berawan. Arah angin bertiup dari timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar 3 hingga 25 km/jam. Suhu udara berada pada rentang 27 hingga 34°C, sedangkan kelembapan udara diprakirakan berkisar antara 50 hingga 85 persen.

Untuk wilayah Jawa Tengah secara umum, kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari diprediksi cerah berawan hingga berawan. Pada sore hingga awal malam, sebagian besar wilayah diperkirakan mengalami kondisi berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang tersebar di daerah pegunungan bagian barat dan pegunungan bagian tengah.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat berdurasi singkat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sekitar kawasan Gunung Slamet. Kondisi tersebut berpotensi memicu gangguan cuaca lokal dan meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah rawan longsor dan genangan.

Di sektor kelautan, tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Sementara itu, tinggi gelombang di Perairan Selatan Jawa Tengah diprakirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.

Masyarakat diimbau tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru, terutama bagi warga yang beraktivitas di wilayah pegunungan maupun pesisir. Pengguna jasa pelayaran dan nelayan juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Sumber:

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

09 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16
09 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
08 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–16
08 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 8 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 06.00 WIB mencatat suhu udara Semarang 24,2 derajat Celsius dengan kelembapan 81 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi tidak merata di Jawa Tengah bagian timur dan dataran tinggi.
08 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspadai Potensi Karhutla
07 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14
07 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter

TERKINI

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi...
09 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16
09 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di perairan Semarang mencapai 0,8 meter pada Kamis, 9 Juli 2026, pukul 13.00–16.00 WIB. Kenaikan muka air laut di pesisir...
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban...
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau...
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu...
Muat Lebih

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar