KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

1.000 Lebih Angka Perceraian Terjadi di Kabupaten Semarang, Bandungan Tertinggi

1.000 Lebih Angka Perceraian Terjadi di Kabupaten Semarang, Bandungan Tertinggi

1.000 Lebih Angka Perceraian Terjadi di Kabupaten Semarang, Bandungan Tertinggi

Pemohon gugat talak sedang menjalani proses sidang ikrar talak oleh majelis hakim di Kantor PA Ambarawa, Senin (12/8/2024). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Memasuki semester kedua tahun 2024 ini, lebih dari seribu angka perceraian sudah terjadi di Kabupaten Semarang. Berdasarkan data yang dilansir dari Pengadilan Agama (PA) Ambarawa, selama periode Januari hingga minggu kedua Agustus ini tercatat sebanyak 1.286 kasus pengajuan perceraian. Jumlah itu terdiri dari pengajuan gugat cerai dari pihak istri dan juga talak dari pihak suami.

Disampaikan oleh Ketua PA Ambarawa, Muh Irfan Husaeni, Kecamatan Bandungan dan Ungaran (Barat dan Timur) menjadi wilayah dengan tingkat perceraian yang tinggi. “Mungkin karena sudah termasuk daerah metropolis, artinya perkotaan dan pusat keramaian di Kabupaten Semarang,” ujarnya ditemui di Kantor PA Ambarawa, Senin (12/8/2024).

Dia menyebut faktor utama terjadinya perceraian di wilayahnya yaitu pertengkaran antar suami-istri yang terjadi terus menerus, serta tidak ada harapan rukun kembali. Pemicu yang paling dominan adalah masalah finansial.

“Sekitar 50 persen perceraian disebabkan oleh pengaruh judi online dan juga judi konvensional. Misal suami tidak bertanggung jawab, melalaikan kewajiban terhadap keluarga, tidak memberikan nafkah dan uangnya digunakan untuk hal-hal seperti itu,” kata dia.

Dikatakan lebih lanjut oleh Muh Irfan, kebanyakan pasangan suami-istri yang mengajukan perceraian berada pada usia pernikahan di bawah 10 tahun.

“Kalau trennya, kami belum bisa mengatakan naik atau turun karena masih Agustus. Tapi sepanjang tahun 2023 lalu ada 2.600 perkara,” terangnya.

Meskipun jumlah perceraian mencapai ribuan, Muh Irfan menegaskan bahwa upaya mediasi untuk mendamaikan perkara juga terus dilakukan. Dalam perkara yang disidangkan, hakim wajib untuk mendamaikan dan menyuruh kedua pihak berperkara untuk mediasi sesuai Peraturan MA No 1 Tahun 2016.

“Prosentasenya kecil, rata-rata sekitar 0,5 persen yang kembali rujuk setelah didamaikan. Akan tetapi itu di luar kewenangan kami, kami hanya bertugas memediasi,” sambungnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Salatiga mengungkap dugaan perjudian sabung ayam di kawasan Grogol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Minggu (1/11/2026). Polisi mengamankan enam orang, termasuk pria berinisial R (50) yang diduga menyediakan lahan sekaligus memperoleh uang meja dari aktivitas taruhan. Petugas turut menyita uang taruhan, dua ayam jago, dan sejumlah barang bukti lainnya.
Sediakan Tempat untuk Judi Sabung Ayam, Warga Salatiga Dicokok Polisi
Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]