Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi pasang laut di wilayah Semarang dan pesisir utara Jawa Tengah kembali mengalami peningkatan pada Minggu, 10 Mei 2026.
Data prakiraan pasang surut menunjukkan tinggi muka air laut mulai berada pada kisaran 0,3 meter pada dini hari pukul 01.00–02.00 WIB. Ketinggian air laut kemudian meningkat bertahap menjadi 0,5 meter pada pagi hari dan terus naik hingga mencapai 0,8–0,9 meter menjelang siang.
Puncak pasang laut diprakirakan terjadi pada pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB dengan tinggi muka air maksimum mencapai 1 meter. Setelah periode tersebut, muka air laut diprakirakan berangsur turun menjadi 0,9 meter pada sore hari dan kembali turun hingga sekitar 0,3 meter pada malam menjelang tengah malam.
BMKG mencatat Mean Sea Level (MSL) atau rata-rata muka laut berada di kisaran 0,6 meter. Pola kenaikan muka air laut dari pagi hingga siang hari dinilai cukup signifikan sehingga berpotensi meningkatkan genangan rob di kawasan pesisir rendah, khususnya di wilayah Semarang Utara, area pelabuhan, permukiman pesisir, tambak, dan akses jalan yang berdekatan dengan Laut Jawa.
Selain prakiraan pasang surut, BMKG juga merilis kondisi cuaca maritim di Perairan Semarang–Demak untuk periode 09–11 Mei 2026. Cuaca diprakirakan didominasi kondisi berawan tebal hingga berawan, dengan potensi hujan ringan pada Minggu malam.
Suhu udara di wilayah perairan berkisar antara 27 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 74–86 persen. Angin di kawasan pesisir bertiup dengan kecepatan sekitar 5–10 knot dan hembusan maksimum hingga 21 knot.
Sementara itu, arus laut bergerak ke arah barat daya hingga selatan dengan kecepatan sekitar 0,68–1,15 knot. Tinggi gelombang laut di perairan utara Jawa Tengah diprakirakan berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah hingga sedang. Pada Senin dini hari, gelombang di sebagian wilayah perairan diprakirakan menurun menjadi sekitar 0,1–0,5 meter.
Kondisi cuaca dan pasang laut tersebut masih memungkinkan aktivitas pelayaran lokal berlangsung normal, namun masyarakat pesisir dan nelayan diimbau tetap memperhatikan perkembangan cuaca maritim serta potensi rob saat periode pasang maksimum siang hingga sore hari.
Sumber:
Informasi Prakiraan Pasang Surut wilayah Semarang berlaku Minggu, 10 Mei 2026 pic.twitter.com/RX9Iarkk9I
— MARITIMSEMARANG (@maritimsemarang) May 9, 2026
