URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di wilayah Semarang terjadi pada Minggu, 10 Mei 2026, pukul 13.00–15.00 WIB dengan tinggi muka air mencapai 1 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko rob di pesisir utara Jawa Tengah seiring cuaca maritim yang didominasi berawan hingga hujan ringan dan gelombang Laut Jawa setinggi 0,5–1,25 meter.

Mbak Google

INFO BMKG

10 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–15.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

10 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–15.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

10 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–15.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

featured-img

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi pasang laut di wilayah Semarang dan pesisir utara Jawa Tengah kembali mengalami peningkatan pada Minggu, 10 Mei 2026.

Data prakiraan pasang surut menunjukkan tinggi muka air laut mulai berada pada kisaran 0,3 meter pada dini hari pukul 01.00–02.00 WIB. Ketinggian air laut kemudian meningkat bertahap menjadi 0,5 meter pada pagi hari dan terus naik hingga mencapai 0,8–0,9 meter menjelang siang.

Puncak pasang laut diprakirakan terjadi pada pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB dengan tinggi muka air maksimum mencapai 1 meter. Setelah periode tersebut, muka air laut diprakirakan berangsur turun menjadi 0,9 meter pada sore hari dan kembali turun hingga sekitar 0,3 meter pada malam menjelang tengah malam.

BMKG mencatat Mean Sea Level (MSL) atau rata-rata muka laut berada di kisaran 0,6 meter. Pola kenaikan muka air laut dari pagi hingga siang hari dinilai cukup signifikan sehingga berpotensi meningkatkan genangan rob di kawasan pesisir rendah, khususnya di wilayah Semarang Utara, area pelabuhan, permukiman pesisir, tambak, dan akses jalan yang berdekatan dengan Laut Jawa.

Selain prakiraan pasang surut, BMKG juga merilis kondisi cuaca maritim di Perairan Semarang–Demak untuk periode 09–11 Mei 2026. Cuaca diprakirakan didominasi kondisi berawan tebal hingga berawan, dengan potensi hujan ringan pada Minggu malam.

Suhu udara di wilayah perairan berkisar antara 27 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 74–86 persen. Angin di kawasan pesisir bertiup dengan kecepatan sekitar 5–10 knot dan hembusan maksimum hingga 21 knot.

Sementara itu, arus laut bergerak ke arah barat daya hingga selatan dengan kecepatan sekitar 0,68–1,15 knot. Tinggi gelombang laut di perairan utara Jawa Tengah diprakirakan berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah hingga sedang. Pada Senin dini hari, gelombang di sebagian wilayah perairan diprakirakan menurun menjadi sekitar 0,1–0,5 meter.

Kondisi cuaca dan pasang laut tersebut masih memungkinkan aktivitas pelayaran lokal berlangsung normal, namun masyarakat pesisir dan nelayan diimbau tetap memperhatikan perkembangan cuaca maritim serta potensi rob saat periode pasang maksimum siang hingga sore hari.

Sumber:

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 3 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 88 persen, serta angin dari selatan 3 km/jam. Pada musim kemarau, BMKG juga mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan
03 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 2 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 25,6°C, kelembapan 71 persen, serta angin tenggara 6 km/jam. Pada sore hingga awal malam, hujan ringan berpotensi turun di pegunungan, sementara musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
02 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Hujan Ringan Berpotensi di Pegunungan Jawa Tengah
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 1 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 25,9°C, kelembapan 77 persen, serta angin dari tenggara 10 km/jam. Kondisi kemarau juga meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan serta gelombang tinggi di perairan selatan.
01 September 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 29 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Kondisi berawan diperkirakan muncul sore hingga awal malam, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
29 Agustus 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan

TERKINI

Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut...
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga memastikan lolos ke babak 8 besar Popda Jawa Tengah 2026 setelah menjadi juara Grup B di Stadion Citarum, Semarang, Kamis (3/9/2026). Salatiga meraih dua kemenangan atas...
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat...
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 3 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 88 persen, serta angin dari selatan 3 km/jam. Pada musim kemarau, BMKG juga mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan
03 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 3 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 88 persen, serta...
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang,...
Muat Lebih

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved