URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Unit Resmob Polrestabes Semarang mengamankan 11 Satuan Pengamanan (Satpam) yang bekerja di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi pada Rabu (27/7/2022) sekitar pukul 14.00 WIB

Mbak Google

KABAR RASIKA

11 Satpam RSUP Kariadi Diamankan Polisi Usai Aniaya Diduga Pencuri Handphone Hingga Meninggal

11 Satpam RSUP Kariadi Diamankan Polisi Usai Aniaya Diduga Pencuri Handphone Hingga Meninggal

11 Satpam RSUP Kariadi Diamankan Polisi Usai Aniaya Diduga Pencuri Handphone Hingga Meninggal

Sebelas Satuan Pengamanan (Satpam) yang bekerja di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi diamankan di Polrestabes Semarang karena menghabisi nyawa pria yang diduga mencuri handphone Jumat (29/7/2022).
featured-img

SEMARANG – Unit Resmob Polrestabes Semarang mengamankan 11 Satuan Pengamanan (Satpam) yang bekerja di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi pada Rabu (27/7/2022) sekitar pukul 14.00 WIB

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan mengatakan, belasan satpam yang diamankan di Pos Satpam dr. Kariadi Jalan Dr. Sutomo, Kecamatan Semarang Selatan ini masing-masing bernama Andreas Widarno sebagai Komandan Regu (Danru) dan anggotanya yakni Andri, Wisnu, Andi, Yuda, Apilistyan, Eko, Ahmad, Rifan, Gigih dan Suprapto.

Para pekerja yang menjaga keamanan di RSUP Kariadi tersebut diamankan usai menghabisi nyawa seorang pria yang diduga melakukan pencurian handphone merk xiaomi redmi note 6 milik salah satu pengunjung rumah sakit berinisial ES.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan menjelaskan, awal mula kasus kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa ini ketika korban yang diduga melakukan pencurian diamankan di Pos Satpam oleh keluarga pasien sekira pukul 03.30 WIB.

“Korban bernama Mr.X (belum diketahui identitasnya) ini diserahkan oleh keluarga pasien kepada Danru yang sedang piket bernama Andreas, bahwa Mr.X ini diduga telah melakukan pencurian handphone,” ujar AKBP Donny saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Jumat (29/7/2022).

Saat didalam Pos, korban langsung diborgol oleh satpam yang bernama Suprapto dengan cara kedua tangan diposisikan dibelakang tubuh korban. Lalu, karena korban dilaporkan telah mencuri, kemudian Mr.X ini diinterogasi di dalam Pos.

“Karena ketika diinterogasi diam saja, kemudian terjadilah penganiayaan dan pengeroyokan terhadap korban yang dilakukan oleh kesebelas orang ini (Satpam),” jelasnya.

Donny menerangkan, dalam melakukan aksinya. kesebalas satpam ini semuanya melakukan kekerasan terhadap korban. Tersangka Andri memukul korban di mulut sebanyak satu kali, Andreas menampar mulut korban satu kali, tersangka Wisnu memukul kepala korban menggunakan botol dan menamparnya.

Kemudian tersangka Andi menampar pipi korban sekali, Yuda memukul pipi korban satu kali, Apilistyan menginjak jari tangan kiri menggunakan kaki kanan yang pada saat itu memakai sepatu PDL. Tersangka Eko memukul pipi kiri satu kali dan menendang paha kanan menggunakn sepatu PDL.

Tersangka Ahmad menyutkan roko ke jidat dan memukul korban, Ifan menendang punggung korban dua kali menggunakan sepatu PDL, Gigih memukul menggunakan tangan kanan 1 kali mengenai pipi kiri, menampar pipi kiri sebanyak 3 kali menggunakan tangan kanan, memukul menggunakan sapu sebanyak 3 kali mengenai punggung kanan dan tersangka Suprapto yang membuka borgol.

“Terhadap 11 orang ini kita sangkakan Pasal 170 Ayat 2 KUHPidana tentang pengeroyokan yang mengakibatkan meninggal dunia dengan ancaman 12 tahun penjara,” bebernya.

Lebih lanjut, Donny menambahkan, pengungkapan kasus ini bermula ketika pihaknya mendapat informasi dari IGD RSUP Kariadi tentang adanya seorang yang jatuh hingga meninggal dunia. Mendapat laporan tersebut, kemudian Unit Resmob Polrestabes Semarang dan Tim Inafis Polrestabes Semarang melakukan penyelidikan dan pemeriksaan.

Pada saat diperiksa, kepolisian mencurigai bahwa meninggalnya korban bukan karna jatuh.”Jadi IGD melaporkan seperti itu (orang meninggal karena jatuh) ke Inafis. Oleh Inafis kemudian diperiksa dan ditemukan dari pemeriksaan luar adanya tanda-tanda kekerasan. Oleh karena itu dilakukan penyelidikan oleh Tim Resmob dan dibuat Laporan Kepolisian,” katanya.

Disisi lain, Andreas selaku Danru Satpam RSUP Kariadi mengaku kesal karena korban ketika diinterogasi tidak kooperatif.”Teman-teman emosi karena korban diam aja dan tidak kooperatif,” paparnya.

Sementara itu, Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang Iptu Wendi Andranu menuturkan saat ini identitas korban belum diketahui. Iptu Wendi menjelskan ciri-ciri korban berusia sekitar 40 tahun dengan tinggi sekitar 160 centimeter dan badan berisi, rambut botak dan ada tato dibagian kiri bertuliskan bapendos.

“Bagi masyarakat atau keluarga korban yang mengetahui atau melihat korban untuk bisa langsung menghubungi Polrestabes Semarang agar jasad korban bisa segera ditindak lanjuti,”

BACA JUGA :

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Silaturrahmi Nasional perdana Annitho Aswaja digelar di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026), dengan dihadiri ribuan anggota dan pengurus dari berbagai daerah. Organisasi perempuan di bawah JATMA...
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut...
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan...
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan...
13 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10
13 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 06.00–10.00 WIB dengan tinggi muka air...
Muat Lebih

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab