KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

133 ASN di Lingkungan Pemkab Semarang Diambil Sumpahnya, Bupati Minta Bisa Bekerja Kreatif dan Inovatif

133 ASN di Lingkungan Pemkab Semarang Diambil Sumpahnya, Bupati Minta Bisa Bekerja Kreatif dan Inovatif

133 ASN di Lingkungan Pemkab Semarang Diambil Sumpahnya, Bupati Minta Bisa Bekerja Kreatif dan Inovatif

Sebanyak 133 Aparatur Sipil Negara (ASN) formasi tahun 2021 di lingkungan Pemkab Semarang diambil sumpahnya di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (21/2/2023).

Mereka terdiri dari 41 laki-laki dan 92 perempuan dengan golongan II sebanyak 65 orang dan golongan III sebanyak 68 orang yang tersebar di Dinas Kesehatan sebanyak 66 orang, Dinas Lingkungan Hidup 3 orang, Inspektorat 2 orang, Satpol PP dan Damkar 6 orang, Diskumperindag 7 orang, Dinas Arpus 2 orang, dan Dishub 2 orang.

Usai mengambil sumpah para ASN tersebut, Bupati Semarang Ngesti Nugraha berpesan agar mereka tidak hanya sekadar bekerja melainkan harus bisa berkreasi dan berinovasi. Sebab kebanyakan dari mereka terdiri dari kaum muda.

“Harus penuh semangat menatap masa depan. Kalian harus mampu berinovasi dengan baik. Sekaligus bersikap normatif, artinya berjalan sesuai koridor perundangan-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Melalui inovasi itulah, sambungnya, mereka dituntut untuk menunjukkan karya nyata di organisasi kerja masing-masing. Selain itu, sinergitas antar Organisasi Perangkat Daerah harus dijalin dengan baik untuk menjamin pelayanan umum yang bermutu.

“Senantiasa berikan pelayanan terbaik, bangun citra positif di masyarakat,” imbuhnya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Semarang Wenny Maya Kartika menuturkan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021, ASN wajib mengucapkan sumpah janji sejak diangkat.

“Mereka yang diambil sumpahnya itu memiliki masa kerja terhitung mulai tanggal (tmt) 1 Februari 2023,” bebernya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]