KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

20 Orang di Salatiga Ikuti Pelatihan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan

20 Orang di Salatiga Ikuti Pelatihan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan

20 Orang di Salatiga Ikuti Pelatihan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan

Sejumlah peserta saat ikuti pelatihan PPEP kerjasama dengan DPRD jateng (Poto dok ist)

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah selenggarakan Pelatihan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan (PPEP) Tahun 2022. Kegiatan yang bekerja sama dengan DPRD Jateng ini menghadirkan para anggota DPRD untuk menjadi narasumber guna memotivasi para perempuan itu. Kegiatan dilakukan serentak di berbagai kota dan kabupaten di provinsi ini.

Sementara di Salatiga kegiatan tersebut diselenggarakan di kantor Kelurahan Mangunsari Salatiga yang menghadirkan anggota DPRD masing-masing Sholeha Kurniawati , Yusuf Hidayat, Ida Nurul Farida , Soetjipto , dan Yudi Indras Wiendarto sebagai pembicara. Ada pun perempuan yang mengikuti pelatihan sebanyak 20 orang.

Kepada media kepala Bidang Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah Sri Dewi Indrajati mengatakan, dampak Covid-19 yang paling terasa terkait ekonomi. Tak terkecuali para perempuan pun merasakan dampak itu. Karenanya, para perempuan ini perlu dibekali ketrampilan sehingga bisa produktif kembali seperti masa sebelum pandemi Covid-19.
“Ilmu yang didapat dalam pelatihan ini harus ditindaklanjuti dan berusaha untuk diterapkan. Sehingga usaha-usaha yang mampu meningkatkan ekonomi tetap berjalan,” katanya.

Anggota DPRD Ida Nurul Farida mengatakan, para perempuan di Salatiga harus tetap semangat kembali usai pandemi. Para perempuan ini juga termasuk tiang negara dan juga berperan membimbing anak-anak. Diakuinya, dampak pandemi selama ini, kaum perempuan merasakan dalam mengatur ekonomi rumah tangga.

Dalam kesempatan itu, para perempuan mendapatkan pelatihan ekonomi kreatif dari parktisi yang kompeten di bidangnya. Di antaranya membuat mi pangsit yang bernilai ekonomis.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]