KAWAN PEMANDU JALAN

Day: April 20, 2021

Perusahaan Bisa Bayar THR H-1 Lebaran, Asal Kondisinya Begini
Kepala Disnaker Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto. (Foto/win) https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/04/20-16-1.mp3 UNGARAN – Aturan tentang pembayaran tunjangan hari raya (THR) keagamaan...
Duta Besar Ceko Tertarik Kembangkan UMKM Jateng
Duta Besar Ceko untuk Indonesia, Jaroslav Dolecek didampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat melihat produk UMKM Jateng di Kantor Gubernur Jateng. – Dok Pemprov Jateng https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/04/20-14-1.mp3 RASIKAFM...
Pasca Dilantik Sebagai Danramil 04 Bringin, Agung Langsung Anjangsana Kewilayahan
Danramil 04 Bringin saat perkenalan kepada perwakilan warga desa Nyemoh selasa 20 April 2021 RASIKAFM – 3 hari Pasca dilantik sebagai Komandan Rayon Militer 04 Bringin. Jumat 16 April 2021 lalu,...
Masyarakat Diminta Tidak Terprovokasi Kasus Jozeph Paul Zhang
Kapolres Salatiga Rahmad Hidayat saat memberikan keterangan. Pers RASIKAFM – Permintaan itu disampaikan kapolres Salatiga usai melihat fenomena dilapangan pasca vidio yang beredar. Polisi bahkan...

POPULER

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Wisnu Wahyudi, mendesak Pemkab Semarang mempercepat penanganan banjir dan longsor di Kalongan, Susukan–Kutilang, Lerep, Nyatnyono, dan Blanten, Jumat (27/2/2026). Ia meminta pengerukan Sungai Kaligung serta perbaikan jalan terdampak karena sedimentasi dan cuaca ekstrem. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan BBWS dan instansi terkait.
Longsor dan Banjir Ancam Permukiman, Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Desak Penanganan Segera
Video komplain program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Dukuh 05 Salatiga menjadi perhatian publik. Kepala sekolah Jumarti menjelaskan keluhan menu telah beberapa kali disampaikan kepada penyedia. Peristiwa itu terjadi di Salatiga dan viral pada Senin (2/3/2026). Evaluasi dilakukan dengan perbaikan menu serta kontrol kualitas makanan.
Viral di Medsos, Kepala SDN Dukuh Salatiga Tolak Menu MBG
Penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dikeluhkan warga karena dinilai membebani jelang Lebaran. Keluhan disampaikan Setiyono dan dijawab Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto. Peristiwa terjadi di Kabupaten Semarang, khususnya UPPD Samsat Ungaran, Kamis (19/2/2026). Warga mengira ada kenaikan tarif, padahal diskon 2025 berakhir. Samsat menjelaskan tarif tetap 1,05 persen sesuai aturan dan mengimbau masyarakat tetap taat pajak.
Opsen PKB Dikeluhkan Warga, Samsat Ungaran Pastikan Tarif Jateng Masih Lebih Rendah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved