[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: Juni 28, 2021

Dituduh Serempet Mercy dan Dihujat, Pengemudi Ini Ancam Tempuh Jalur Hukum
Kuasa hukum JN menunjukkan foto peristiwa viral yang diduga mencemarkan nama baik kliennya, Senin (28/6/2021). (Foto/win)UNGARAN – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pengemudi mobil Mercy...
Ganjar Dorong Refocusing APBD untuk Penyediaan Rumah Sakit Darurat dan Kebutuhan Alkes
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/06/28-17-1.mp3 RASIKAFM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus mendorong kabupaten kota di Jawa Tengah untuk...
Satpol PP Semarang Bongkar 24 PKL Liar di Simongan
 Satpol PP Kota Semarang bongkar 24 bangunan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang pada Senin (28/6/2021). RASIKAFM – Satuan Polisi Pamong...
Tenggelam Saat Mencari Ikan, Pria Asal Jepara Meninggal Dunia
Capt foto: Misbah (40 ) warga  Desa Kaliaman Lor RT 03 RW 02, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara korban yang tenggelam di Perairan Tanjungjati dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman. RASIKAFM –...
Antusiasme Masyarakat Kota Salatiga Untuk Mendapat Vaksinasi Covid-19 Tinggi
Kegiatan vaksinasi di RSPAW pada minggu, 28/06RASIKAFM – Dari Kuota pendaftaran sebanyak 1.100 dosis vaksin di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan (RSPAW) Salatiga terpenuhi hanya dalam waktu kurang...

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah