KAWAN PEMANDU JALAN

Day: September 8, 2021

Tanggap Darurat Bencana, Pemkab Semarang Bebaskan PBB Warga Terdampak Luapan Danau Rawapening
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan beras kepada warga terdampak luapan Danau Rawapening di Balai Desa Kebondowo Banyubiru belum lama ini. (Foto/IST) UNGARAN – Pemkab Semarang menetapkan...
Terlanjur Kecanduan, Jack Nekat Tanam Ganja Sendiri Biar Hemat
Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo menunjukkan barang bukti tanaman ganja milik tersangka Jack di Mapolres Semarang, Selasa (7/9/2021). (Foto/win) UNGARAN – Joko alias Jack (43) warga Pringapus Kabupaten...
Pemukulan Senior Taruna PIP Semarang Berujung Kematian
Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lumbantoruan saat memberikan keterangan terkait meninggalnya junior Taruna di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Kota Semarang usai dipukul oleh Seniornya. RASIKAFM...
Perhutani Gelar Pelatihan Pembuatan Bibit Dan Teknik Penanaman Biomassa
Sejumlah Peserta saat mengikuti pelatihan penanaman Biomassa RASIKAFM – Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah menggelar Pelatihan Pembuatan Bibit dan Teknik Penanaman Biomassa Divisi Regional...

POPULER

PT Jasamarga Semarang–Batang memastikan penyesuaian tarif Tol Semarang–Batang akan segera diberlakukan setelah sosialisasi selesai. Kebijakan ini melibatkan JSB dan pemangku kepentingan, berlaku di ruas Semarang–Batang pada 2026, dilakukan karena penambahan investasi, serta diterapkan melalui evaluasi BPKP dengan komitmen peningkatan layanan dan standar pelayanan minimal jalan tol.
Penyesuaian Tarif Tol Semarang–Batang 2026, Ini Penjelasan Resmi Jasamarga Semarang–Batang
Sebuah kontainer bermuatan 25 ton partikel kayu tumpah di Jalan Soekarno-Hatta, Bawen, Kabupaten Semarang. Peristiwa ini dialami truk kontainer tujuan Pelabuhan Tanjung Emas pada Selasa, 20 Januari 2026. Insiden terjadi akibat pintu kontainer terbuka mendadak, menyebabkan lalu lintas tersendat dan ditangani dengan sistem contra flow.
Pintu Kontainer Terbuka, 25 Ton Partikel Kayu Berceceran di Ruas Jalan Soekarno-Hatta Bawen, Lalin Tersendat
Kasus penelantaran bayi lima hari terungkap setelah Polres Salatiga mengamankan sepasang mahasiswa pelaku. Peristiwa itu terjadi di Panti Asuhan Salib Putih, Kota Salatiga, Januari 2026, dipicu rasa takut dan malu. Polisi mengungkap kasus melalui laporan warga, penyelidikan, dan pendekatan restorative justice.
Duo Mahasiswa di Salatiga Terlibat Cinta, Sampai Punya Bayi Terus Lari

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved