KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Tahan Pengisian CPNS, Pilih Pertahankan PPPK

Pemkab Semarang Tahan Pengisian CPNS, Pilih Pertahankan PPPK

Pemkab Semarang Tahan Pengisian CPNS, Pilih Pertahankan PPPK

Ratusan PPPK di lingkungan Pemkab Semarang menerima Surat Keputusan pengangkatan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Desember 2025 silam. Foto: Diskominfo Kab. Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang memilih untuk tetap mempertahankan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di tengah meningkatnya beban belanja pegawai. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis menyikapi kondisi keuangan daerah sekaligus menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro, menjelaskan hingga saat ini belum ada rencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap PPPK. Pemerintah daerah justru berupaya menjaga keberlangsungan tenaga kerja tersebut.

“Sesuai arahan Bupati, kami masih mencoba mempertahankan PPPK. Untuk memutuskan hubungan kerja masih jauh lah,” ujarnya saat dikonfirmasi di Ungaran, Senin (6/4/2026).

Sebagai langkah konkret, Pemkab Semarang berencana tidak mengisi formasi pegawai negeri sipil (PNS) yang kosong akibat pensiun. Pada tahun 2026 ini, tercatat sekitar 409 PNS akan memasuki masa pensiun.

“Kami mencoba untuk tidak mengisi posisi yang ditinggalkan PNS pensiun, setidaknya sampai ada kebijakan baru dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Menurut Soekendro, kebijakan ini diambil karena rekrutmen PPPK sebelumnya bertujuan memberikan kepastian status bagi tenaga honorer. Namun di sisi lain, hal tersebut berdampak pada meningkatnya belanja pegawai di daerah, baik di tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi.

“Saat ini, porsi anggaran belanja pegawai untuk ASN kita sekitar 27 persen dari APBD. Itu belum termasuk komponen PPPK secara keseluruhan, kurang lebih jumlahnya ada 400 orang,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]