KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Tahan Pengisian CPNS, Pilih Pertahankan PPPK

Pemkab Semarang Tahan Pengisian CPNS, Pilih Pertahankan PPPK

Pemkab Semarang Tahan Pengisian CPNS, Pilih Pertahankan PPPK

Ratusan PPPK di lingkungan Pemkab Semarang menerima Surat Keputusan pengangkatan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Desember 2025 silam. Foto: Diskominfo Kab. Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang memilih untuk tetap mempertahankan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di tengah meningkatnya beban belanja pegawai. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis menyikapi kondisi keuangan daerah sekaligus menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro, menjelaskan hingga saat ini belum ada rencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap PPPK. Pemerintah daerah justru berupaya menjaga keberlangsungan tenaga kerja tersebut.

“Sesuai arahan Bupati, kami masih mencoba mempertahankan PPPK. Untuk memutuskan hubungan kerja masih jauh lah,” ujarnya saat dikonfirmasi di Ungaran, Senin (6/4/2026).

Sebagai langkah konkret, Pemkab Semarang berencana tidak mengisi formasi pegawai negeri sipil (PNS) yang kosong akibat pensiun. Pada tahun 2026 ini, tercatat sekitar 409 PNS akan memasuki masa pensiun.

“Kami mencoba untuk tidak mengisi posisi yang ditinggalkan PNS pensiun, setidaknya sampai ada kebijakan baru dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Menurut Soekendro, kebijakan ini diambil karena rekrutmen PPPK sebelumnya bertujuan memberikan kepastian status bagi tenaga honorer. Namun di sisi lain, hal tersebut berdampak pada meningkatnya belanja pegawai di daerah, baik di tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi.

“Saat ini, porsi anggaran belanja pegawai untuk ASN kita sekitar 27 persen dari APBD. Itu belum termasuk komponen PPPK secara keseluruhan, kurang lebih jumlahnya ada 400 orang,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]