URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
H. Dakhori memaparkan hasil penelitian wakaf produktif di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis (9/4/2026), yang menunjukkan pengelolaan kolaboratif mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Studi ini menyoroti peran LWP PWNU Jawa Tengah dalam pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan, pendampingan usaha, dan pemanfaatan platform digital.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pertahankan Disertasi Implementasi Wakaf Produktif LWP PWNU, Dakhori Lulus Doktor Predikat Memuaskan

Pertahankan Disertasi Implementasi Wakaf Produktif LWP PWNU, Dakhori Lulus Doktor Predikat Memuaskan

Pertahankan Disertasi Implementasi Wakaf Produktif LWP PWNU, Dakhori Lulus Doktor Predikat Memuaskan

Dakhori, (pakai jas hitam) berfoto bersama keluarga usai Sidang Terbuka Ujian Promosi Doktor. (Foto Arief Rasika)
featured-img

RASIKAFM.COM | BRINGIN – Sebagai negara berpenduduk mayoritas Islam, tak hanya zakat, potensi wakaf di Indonesia sangat besar manfaatnya bagi peningkatan ekonomi kesejahteraan masyarakat secara produktif.

Menurut pandangan H. Dakhori, ME, Hal inilah yang secara detil tergambar jelas lewat pengelolaan yang lebih produktif, wakaf dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pemberdayaan ekonomi umat.

Didepan tim penguji Sidang Terbuka Ujian Promosi Doktor Program Studi Hukum Islam yang digelar di Aula Lantai 4 Gedung Pascasarjana, Kampus 2 , Bandung, Jawa Barat, Kamis, 9 April 2026, Dakhori berhasil memaparkan bahwa Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWP PWNU) Jawa Tengah, dari penelitiannya telah mengembangkan pengelolaan wakaf produktif.

“Bukan hanya yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam mengurangi kemiskinan saja, namun juga meningkatkan akses terhadap pendidikan dan kesehatan,” ungkap Dakhori kepada rasikafm, dirumahnya dikawasan Bringin Kabupaten Semarang. Minggu (12.4.2026)

Dirinya menambahkan selama ini, meskipun wakaf telah dikenal luas sebagai sarana ibadah, pengelolaannya masih terbatas pada aspek keagamaan dan sosial saja.

“Keberhasilan LPW PWNU Jawa Tengah dalam pengelolaan wakaf produktif ini belum banyak diteliti, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengisi kekosongan tersebut,” tambah TA DPR RI ini.

Dari penelitian ini secara detil terlihat strategi penghimpunan yang digunakan, prosedur pemberdayaan masyarakat, serta implikasi dari implementasi wakaf produktif terhadap peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Terbukti dalam penelitian ini bahwa strategi penghimpunan dana wakaf produktif oleh LWP PWNU Jawa Tengah dilakukan secara adaptif dan kolaboratif melalui pemanfaatan wakaf uang, kerja sama dengan lembaga keuangan syariah, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, serta penggunaan platform digital untuk memperluas partisipasi wakaf” paparnya.

Kedua dengan prosedur pemberdayaan wakaf produktif dilaksanakan secara sistematis melalui pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, dan pelibatan langsung masyarakat dalam pengelolaan aset wakaf sehingga mendorong terbentuknya kemandirian sosial dan ekonomi.

Berpegang pada temuan tersebut, pria kelahiran Semarang ini berhasil tercatat sebagai doktor yang ke-1.131 Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati Bandung dan doktor yang ke-399 di bidang Studi Hukum Islam di Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati Bandung.

Disertasi dengan judul Implementasi Wakaf Produktif LWP PWNU dan Implikasinya Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Jawa Tengah, meraih nilai IPK 3.69 dengan predikat yudicium atau sangat memuaskan. (rief)

Caption

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan