[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: Agustus 21, 2023

SMA-Sedes-Sapientiae-Semarang-Gelar-Expo-Pendidikan-Siap-Masuk-ke-Perguruan-Tinggi
SMA Sedes Sapientiae Semarang Gelar Expo Pendidikan, Siap Masuk ke Perguruan Tinggi
RASIKAFM.COM |SEMARANG - Kegiatan memperkenalkan perguruan tinggi bagi siswa-siswi SMA sangat dibutuhkan, sebab beberapa waktu ke depan mereka segera lulus. Sebagai sekolah yang memerhatikan kelanjutan...
Jalin-Keakraban-dengan-Wartawan-Salatiga-Laras-Asri-Resort-and-Spa-Gelar-Media-Gathering
Jalin Keakraban dengan Wartawan Salatiga, Laras Asri Resort and Spa Gelar Media Gathering
RASIKAFM.COM |SEMARANG - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke- 78, Laras Asri Resort and Spa Salatiga mengadakan Media Gathering, (19/8/2023) sore. Marketing Communication...

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar