Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi pasang surut laut di wilayah Semarang dan pesisir utara Jawa Tengah mengalami peningkatan signifikan pada Kamis, 21 Mei 2026.
Berdasarkan prakiraan pasang surut harian, tinggi muka air laut secara bertahap naik sejak pagi hari. Ketinggian air tercatat sekitar 0,3 meter pada pukul 01.00 WIB, kemudian meningkat menjadi 0,6 meter pada pukul 07.00 WIB dan terus naik hingga mencapai puncak pasang sekitar 1 meter pada pukul 12.00 WIB hingga 14.00 WIB.
Setelah periode pasang maksimum, tinggi muka air laut diprakirakan mulai menurun secara perlahan menjadi 0,9 meter pada pukul 15.00 WIB, kemudian turun ke 0,6 meter pada pukul 18.00 WIB dan kembali mencapai kisaran terendah sekitar 0,3 meter pada malam hari mulai pukul 21.00 WIB hingga tengah malam.
BMKG juga mencatat posisi Mean Sea Level (MSL) atau rata-rata muka laut berada pada kisaran 0,6 meter. Kenaikan muka air laut dari dini hari hingga siang hari menunjukkan pola pasang yang cukup konsisten di wilayah pesisir Semarang dan Laut Jawa bagian selatan.
Sementara itu, kondisi cuaca maritim di perairan Semarang–Demak pada periode 20–22 Mei 2026 umumnya didominasi cuaca berawan hingga cerah berawan, dengan potensi hujan ringan pada 21 dan 22 Mei 2026. Suhu udara berkisar antara 27–29 derajat Celsius dengan kelembapan udara relatif tinggi mencapai 83–87 persen.
Arah angin dominan bergerak dari sektor timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 5–9 knot dan kecepatan hembusan maksimum mencapai 17 knot. Tinggi gelombang laut diprakirakan relatif rendah, berada pada kisaran 0,1–0,5 meter, sehingga kondisi perairan masih tergolong aman bagi aktivitas pelayaran lokal dan nelayan tradisional.
BMKG juga memprakirakan arus laut bergerak ke arah selatan dengan kecepatan sekitar 0,74 hingga 1,18 knot. Meski gelombang tergolong rendah, kombinasi pasang maksimum dan kondisi angin pesisir tetap berpotensi menyebabkan peningkatan genangan rob di sejumlah titik rawan pesisir Semarang, Demak, serta kawasan pelabuhan dan tambak di pantai utara Jawa Tengah.
Masyarakat pesisir, pelaku aktivitas pelabuhan, nelayan, dan pengguna jasa transportasi laut diimbau memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim dan pasang surut terbaru dari BMKG, terutama pada periode siang hingga sore saat pasang maksimum terjadi.
Sumber:
Informasi Prakiraan Pasang Surut wilayah Semarang berlaku Kamis, 21 Mei 2026 pic.twitter.com/8Hs4E3YF2O
— MARITIMSEMARANG (@maritimsemarang) May 20, 2026
