Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi pasang laut di perairan Semarang dan pesisir utara Jawa Tengah masih berada pada kategori cukup tinggi pada Jumat, 22 Mei 2026.
Data prakiraan pasang surut menunjukkan tinggi muka air laut mulai meningkat sejak pagi hari. Pada pukul 01.00 WIB tinggi air laut berada di kisaran 0,3 meter, kemudian naik bertahap menjadi 0,6 meter pada pukul 07.00–08.00 WIB. Ketinggian air terus meningkat hingga mencapai puncak pasang sekitar 1 meter pada pukul 12.00 WIB sampai 15.00 WIB.
Setelah periode puncak pasang berakhir, muka air laut diprakirakan turun perlahan menjadi 0,9 meter pada pukul 16.00 WIB, kemudian turun kembali ke 0,6 meter pada pukul 18.00 WIB. Surut terendah diprakirakan terjadi pada malam hari sekitar pukul 22.00–23.00 WIB dengan tinggi muka air mencapai 0,2 meter.
BMKG mencatat Mean Sea Level (MSL) atau rata-rata muka laut berada pada kisaran 0,6 meter. Pola pasang harian memperlihatkan kenaikan muka air laut yang konsisten dari dini hari menuju siang hingga sore, sehingga berpotensi memengaruhi wilayah pesisir yang rawan rob, terutama kawasan pelabuhan, tambak, permukiman pantai, dan akses jalan pesisir di Semarang dan sekitarnya.
Untuk kondisi cuaca maritim, perairan Semarang–Demak diprakirakan didominasi cuaca berawan hingga hujan ringan. Suhu udara berkisar antara 27–31 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 81–87 persen.
Angin bertiup dari arah barat daya hingga selatan dengan kecepatan sekitar 5–8 knot dan kecepatan hembusan maksimum mencapai 16 knot. Sementara itu, kecepatan arus laut diprakirakan berada pada kisaran 0,77 hingga 1,19 knot dengan arah dominan menuju barat daya.
BMKG juga memperkirakan tinggi gelombang laut di wilayah perairan Semarang dan Laut Jawa bagian selatan berada pada kisaran 0,5–1,25 meter pada 22 Mei 2026. Kondisi tersebut masih tergolong rendah hingga sedang, namun tetap perlu diwaspadai oleh nelayan kecil dan aktivitas pelayaran lokal, terutama saat pasang maksimum berlangsung pada siang hingga sore hari.
Masyarakat pesisir, pengguna jasa pelabuhan, nelayan, dan pelaku aktivitas maritim di wilayah Jawa Tengah diimbau memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim dan pasang surut laut terbaru dari BMKG guna mengantisipasi potensi genangan rob dan perubahan kondisi perairan.
Sumber:
Informasi Prakiraan Pasang Surut wilayah Semarang berlaku Jumat, 22 Mei 2026 pic.twitter.com/S4pDuhrVZV
— MARITIMSEMARANG (@maritimsemarang) May 21, 2026
