URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di wilayah Semarang pada Sabtu, 23 Mei 2026, terjadi pada pukul 13.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter. Kondisi pasang siang hingga sore hari tersebut berpotensi meningkatkan risiko genangan rob di kawasan pesisir Semarang, Demak, dan sejumlah wilayah pantai utara Jawa Tengah.

Mbak Google

INFO BMKG

23 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 1 Meter

23 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 1 Meter

23 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 1 Meter

featured-img

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memperkirakan kondisi perairan Semarang dan sekitarnya masih dipengaruhi pola pasang laut tinggi pada Sabtu, 23 Mei 2026. Peningkatan muka air laut diprediksi berlangsung secara bertahap sejak pagi hingga mencapai puncak pada siang dan sore hari.

Berdasarkan data prakiraan pasang surut harian, tinggi muka air laut pada dini hari berada di kisaran 0,3 meter. Memasuki pagi hari, ketinggian air meningkat menjadi 0,6 meter pada pukul 07.00–08.00 WIB, kemudian terus bertambah hingga mencapai 0,8 meter pada pukul 11.00 WIB dan 0,9 meter pada pukul 12.00 WIB.

Pasang maksimum diprakirakan terjadi pada pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter. Setelah periode tersebut, ketinggian air berangsur turun menjadi 0,8 meter pada pukul 17.00 WIB dan 0,7 meter pada pukul 18.00 WIB. Surut terendah diperkirakan terjadi pada malam hari sekitar pukul 22.00–24.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,2 meter.

BMKG mencatat Mean Sea Level (MSL) atau rata-rata muka laut berada pada kisaran 0,6 meter. Pola pasang menunjukkan kenaikan yang stabil dari pagi menuju siang sebelum memasuki fase penurunan pada sore hingga malam hari. Kondisi ini perlu mendapat perhatian di wilayah pesisir yang rentan terhadap genangan rob, terutama kawasan pelabuhan, tambak, permukiman pesisir, serta akses jalan pantai di Semarang dan Demak.

Untuk kondisi cuaca maritim di perairan Semarang–Demak, BMKG memprakirakan cuaca didominasi hujan ringan. Suhu udara berkisar antara 27–29 derajat Celsius dengan kelembapan udara sekitar 81 persen. Suhu permukaan laut berada pada kisaran 31 derajat Celsius.

Angin bertiup dengan kecepatan 5–9 knot dan hembusan maksimum mencapai 14 knot. Arus laut bergerak dominan ke arah selatan dengan kecepatan sekitar 0,71–1,05 knot. Sementara itu, tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah hingga sedang di wilayah perairan Semarang, Demak, dan Laut Jawa bagian selatan.

Kombinasi pasang maksimum pada siang hingga sore hari dan kondisi cuaca yang berpotensi hujan ringan dapat meningkatkan akumulasi genangan di sejumlah titik pesisir. Karena itu, masyarakat pesisir, nelayan, pengelola tambak, dan pengguna jasa pelabuhan diharapkan memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim dan pasang surut laut yang dikeluarkan BMKG untuk mendukung aktivitas secara aman dan terencana.

Sumber:

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

05 September 2026 Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspada Karhutla
05 September 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 3 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 88 persen, serta angin dari selatan 3 km/jam. Pada musim kemarau, BMKG juga mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan
03 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 2 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 25,6°C, kelembapan 71 persen, serta angin tenggara 6 km/jam. Pada sore hingga awal malam, hujan ringan berpotensi turun di pegunungan, sementara musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
02 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Hujan Ringan Berpotensi di Pegunungan Jawa Tengah
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 1 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 25,9°C, kelembapan 77 persen, serta angin dari tenggara 10 km/jam. Kondisi kemarau juga meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan serta gelombang tinggi di perairan selatan.
01 September 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah

TERKINI

Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara seluruh kegiatan kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan keputusan itu setelah rapat koordinasi bersama Forkopimda, Pemprov Jateng, akademisi, OPD, dan perwakilan masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara seluruh kegiatan kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan keputusan...
05 September 2026 Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspada Karhutla
05 September 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 5 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 22,9°C, kelembapan 84 persen,...
Warga Jangli, Tembalang, Kota Semarang, menemukan kerangka manusia di lahan kosong tepi jalan tol pada Jumat (4/9/2026). Kerangka yang diduga perempuan itu diperkirakan telah meninggal sekitar satu tahun dan diduga berkaitan dengan hilangnya Mozza Axillia Gunarsa. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan identitasnya.
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Polisi mengamankan pria berinisial MCDA (22) di Blora setelah penyelidikan kasus hilangnya Mozza Axillia Gunarsa (18) selama sekitar satu tahun mengarah pada dugaan tindak pidana di Kota Semarang. Polisi...
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Pemkot Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga harga pangan dan daya beli warga. Sepanjang Agustus 2026, program...
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Kota Semarang, mulai mengerucut setelah keluarga mengenali sejumlah ciri yang mirip dengan Mozza Axillia Gunarsa, remaja yang hilang sejak Juni 2025. Polisi masih melakukan pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA untuk memastikan identitas kerangka tersebut secara ilmiah.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Kota Semarang, mulai mengerucut setelah keluarga mengenali sejumlah ciri yang mirip dengan Mozza Axillia Gunarsa, remaja yang hilang sejak Juni...
Muat Lebih

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka