KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

3 Menteri Resmikan Jembatan Terusan Bojonegoro-Blora

3 Menteri Resmikan Jembatan Terusan Bojonegoro-Blora

3 Menteri Resmikan Jembatan Terusan Bojonegoro-Blora

Para pejabat meninjau langsung Terusan Bojonego Blora setelah diresmikan (Foto: Humas Pemprov Jateng)

RASIKAFM – Akses dari dan menuju kawasan Blora Selatan yang meliputi Kecamatan Kradenan, Jati dan Randublatung kini menjadi terbuka lebar. Itu terjadi setelah diresmikannya jembatan Terusan Bojonegoro Blora yang membentang di atas sungai Bengawan Solo. Jembatan sepanjang 220 meter itu diresmikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Minggu (3/1).

Jembatan ini menghubungkan dua kabupaten dan dua provinsi. Jembatan itu terletak di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro (Jawa Timur) dan Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora (Jawa Tengah).

Jembatan dibangun dengan anggaran APBD 2020 dari Kabupaten Bojongoro dan Kabupaten Blora dengan total pagu anggaran Rp. 97,6 Miliyar. Jembatan membentang sepanjang 220 meter di atas sungai Bengawan Solo,dan lebar jembatan keseluruhan sembilan meter dengan perincian untuk jalan tujuh meter dan trotoar pejalan kaki di kanan dan kiri masing-masing satu meter.

Selain jembatan, dalam proyek ini juga dilakukan pembangunan perkerasan jalan akses menuju jembatan dengan rigid beton bertulang selebar 7,5 meter, baik dari wilayah Blora maupun Bojonegoro.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengapresiasi kerjasama yang baik antara dua wilayah, baik Kabupaten maupun Provinsi atas terbangunnya jembatan itu. Hal itu menegaskan, bahwa pelayanan masyarakat harus dilakukan secara bersama-sama. Pembangunan Jembatan Terusan Bojonegoro-Blora itu diharapkan dapat mendongkrak pembangunan ekonomi kawasan antara Jateng dan Jatim. Sebab, konektivitas dua daerah sudah tersambung dengan baik.

Sementara Bupati Blora Djoko Nugroho mengatakan, keberadaan jembatan Bengawan Solo yang menghubungkan wilayah Blora Selatan dengan Bojonegoro diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, masyarakat di kedua daerah bisa lebih mudah melakukan aktivitas perekonomian maupun pertanian untuk meningkatkan pendapatan.

Dengan adanya jembatan tersebut, masyarakat Kecamatan Kradenan dan sekitarnya yang hendak bepergian ke wilayah barat Bojonegoro maupun Ngawi sekarang tak perlu lagi melewati Cepu yang jaraknya sekitar 30 kilometer. Sehingga bisa menghemat waktu dan jarak tempuh.

💬 Komentar (0)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis