URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kabupaten Semarang memulai pembongkaran median jalan dan perataan dua jalur di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ambarawa, sebagai bagian dari persiapan pemberlakuan sistem satu arah guna mengatasi kepadatan lalu lintas, terutama di sekitar Pasar Projo.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tahap Awal Pemberlakuan Satu Arah, Median Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa Mulai Dibongkar

Tahap Awal Pemberlakuan Satu Arah, Median Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa Mulai Dibongkar

Tahap Awal Pemberlakuan Satu Arah, Median Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa Mulai Dibongkar

Pekerja membongkar median Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa menggunakan ekskavator backhoe, Kamis (20/2/2025) sore. Foto: win
Pekerja membongkar median Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa menggunakan ekskavator backhoe, Kamis (20/2/2025) sore. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang telah memulai pembongkaran median jalan serta perataan dua jalur di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ambarawa. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan pemberlakuan sistem satu arah, yang diharapkan dapat mengatasi kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi, terutama di sekitar Pasar Projo.

Pantauan pada Kamis (20/2/2025) sore, para pekerja sedang membongkar median jalan permanen yang terbuat dari beton menggunakan ekskavator backhoe. Median tersebut diikat dengan tali, lalu diangkat dan dipindahkan ke bak truk. Setelah itu, bekas median akan dicor beton. Pembongkaran median jalan ini menyebabkan penyempitan ruas jalan, sehingga arus lalu lintas sedikit tersendat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro, menjelaskan bahwa proyek ini telah dilelang sejak Desember 2024 dengan anggaran sebesar Rp1,9 miliar. Penataan jalan diharapkan selesai pada pekan kedua Maret 2025.

“Pekerjaan ini bertujuan meratakan ketinggian jalan yang sebelumnya berbeda sekitar 30 sentimeter antara jalur menuju Jambu dan Bawen. Kami akan lapisi ulang jalur yang lebih rendah dengan beton untuk menyesuaikan level jalan,” ujarnya di Ungaran, Jumat (21/2/2025).

Dikatakan Soekendro, proyek ini tidak terdampak pemangkasan anggaran infrastruktur dari pemerintah pusat.

“Tidak terkena efisiensi, sehingga bisa tetap dikerjakan. Panjangnya kurang lebih 1,6 kilometer,” ungkapnya.

Setelah penataan jalan selesai, lanjutnya, pemberlakuan sistem satu arah akan diserahkan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang dan Satlantas Polres Semarang. Sementara itu, penataan jalan alternatif di belakang Pasar Projo akan ditangani oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang.

“Kami juga mengimbau kepada warga setempat untuk tidak membuang sampah sembarangan, mengingat sampah yang menyumbat drainase dapat menyebabkan genangan air saat hujan,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga