URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menjelang Iduladha 2025, UPTD Puskeswan, Pasar Hewan, dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban yang masuk ke pasar. Kepala UPTD, Muhammad Hidayat, memimpin langsung kegiatan ini yang berlangsung di Pasar Pon Ambarawa pada Rabu, 21 Mei 2025. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh hewan, terutama sapi, dalam kondisi sehat dan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Puskeswan Kabupaten Semarang Siapkan Tim Medis dan Filter Ketat Jelang Iduladha 2025

Puskeswan Kabupaten Semarang Siapkan Tim Medis dan Filter Ketat Jelang Iduladha 2025

Puskeswan Kabupaten Semarang Siapkan Tim Medis dan Filter Ketat Jelang Iduladha 2025

Pedagang menurunkan sapi dari truk untuk dimasukkan ke Pasar Pon Ambarawa, Rabu (21/5/2025). Foto: win
Pedagang menurunkan sapi dari truk untuk dimasukkan ke Pasar Pon Ambarawa, Rabu (21/5/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Menjelang Iduladha 2025, UPTD Puskeswan, Pasar Hewan, dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) melakukan berbagai persiapan untuk memastikan hewan kurban yang masuk ke pasar hewan dalam kondisi sehat.

Kepala UPTD, Muhammad Hidayat, mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan sembilan personel untuk melakukan pemeriksaan berlapis terhadap hewan ternak, khususnya sapi.

“Untuk filter awal kami siapkan empat tenaga medis dan paramedis di pintu masuk. Kemudian lima petugas retribusi kami tempatkan di area penurunan sapi. Jadi total ada sembilan personel yang bertugas memfilter sapi yang datang,” ujarnya ditemui di Pasar Pon Ambarawa, Rabu (21/5/2025).

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal dan menjamin bahwa hewan yang masuk ke pasar dalam keadaan sehat. Hidayat menegaskan, bila ditemukan indikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), sapi akan langsung dikeluarkan dari area pasar.

“Kalau sekadar sakit ringan, seperti masuk angin, tetap tidak boleh masuk ke dalam area, walaupun kita masih toleransi,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan sejauh ini, ditemukan beberapa kasus sapi sakit namun bukan PMK.

“Hari ini satu ekor sapi yang sakit juga tidak kami izinkan masuk meskipun tidak terindikasi PMK,” jelasnya.

Terkait transaksi penjualan, Hidayat menyebutkan harga sapi sehat dan layak potong berkisar antara Rp50.000 hingga Rp52.000 per kilogram hidup. Sementara untuk sapi yang kurang gemuk harganya sekitar Rp46.000 hingga Rp47.000 per kilogram hidup.

Untuk volume kunjungan, saat ini rata-rata mencapai 450 ekor sapi per hari menjelang Idul Adha. Jumlah ini meningkat dibanding hari biasa yang berkisar antara 300 hingga 350 ekor. Ia memprediksi puncak kunjungan akan terjadi pada Sabtu Pon mendatang dengan kemungkinan lebih dari 500 ekor sapi yang masuk ke pasar.

“Biasanya lonjakan tertinggi terjadi di Minggu Pon atau Sabtu Pon. Kita perkirakan dua Pon ke depan akan ada lonjakan besar,” tutupnya. (win)

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta