URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Inflasi Provinsi Jawa Tengah pada Juni 2025 tercatat sebesar 0,24 persen, dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat angka ini sedikit di atas rata-rata nasional sebesar 0,19 persen. Data tersebut diumumkan di Semarang oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng, Rahmat Dwisaputra, dalam kegiatan media briefing pada Senin, 14 Juli 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Inflasi Jawa Tengah Capai 0,24 Persen: Pengendalian Komoditas Pangan Semakin Efektif

Inflasi Jawa Tengah Capai 0,24 Persen: Pengendalian Komoditas Pangan Semakin Efektif

Inflasi Jawa Tengah Capai 0,24 Persen: Pengendalian Komoditas Pangan Semakin Efektif

Rahmat Dwisaputra : Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (tengah)
Rahmat Dwisaputra : Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (tengah)
featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Provinsi Jawa Tengah pada Juni 2025 sebesar 0,24 persen (month-to-month/m-to-m). Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang tercatat sebesar 0,19 persen.

Tingkat inflasi year to date (y-to-d) mencapai 1,31 persen, sedangkan secara year on year (y-on-y) tercatat 2,20 persen. Tekanan inflasi masih didominasi oleh komoditas pangan, namun kontribusinya terus menurun.

Cilacap Paling Tinggi, Tegal Paling Rendah

Secara spasial, inflasi tertinggi di Jawa Tengah terjadi di Kabupaten Rembang dengan angka mencolok sebesar 2,67 persen.

Dari 9 kota yang menjadi sampel BPS, Kota Cilacap mencatatkan inflasi m-to-m tertinggi. Sebaliknya, Kota Tegal menjadi kota dengan inflasi paling rendah. Kota Semarang kembali berada di posisi tengah, menempati urutan ke-4 atau ke-5.

Beras, Cabai Rawit, dan Bawang Merah Jadi Penyumbang Inflasi

Komoditas yang dominan menyumbang inflasi Juni 2025 antara lain: Beras,Cabai rawit,Bawang merah,Daging ayam ras,Telur ayam ras

Sementara itu, sejumlah komoditas justru menyumbang deflasi seperti tarif kereta api, bawang putih, BBM, cabai merah, dan minyak goreng.

Lumpang Semar dan BUMP Bantu Redam Harga Pangan

Salah satu faktor kunci pengendalian inflasi di Jawa Tengah adalah keberhasilan program Lumpang Semar – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dibentuk di Kota Semarang dan kini direplikasi di 13 daerah lainnya. Program ini bersinergi dengan Badan Usaha Milik Petani (BUMP) untuk menstabilkan distribusi dan harga pangan di tingkat konsumen.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, menyatakan bahwa upaya bersama antara pemerintah daerah, BI, dan pelaku usaha lokal memberikan dampak nyata.

“Melalui program Lumpang Semar dan penguatan BUMP, kita tidak hanya mengintervensi harga, tapi juga memperkuat rantai pasok dan posisi tawar petani,” ujar Rahmat di sela kegiatan media briefing di Semarang, Senin (14/7)..

“Ini bukti bahwa sinergi pusat dan daerah mampu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Jateng Nomor Empat di Pulau Jawa

Jika dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Jawa, DIY Yogyakarta mencatat inflasi tertinggi, diikuti DKI Jakarta. Jawa Tengah berada di posisi keempat, sedangkan Banten menjadi provinsi dengan inflasi terendah di kawasan tersebut.

Secara nasional, inflasi pada Juni 2025 berada di angka 0,19 persen, yang berarti Jawa Tengah masih berada sedikit di atas rata-rata nasional.

Pengendalian Inflasi Jadi Prioritas Daerah

Keberhasilan Jawa Tengah dalam menjaga laju inflasi, terutama dari sektor pangan, memperlihatkan efektivitas strategi pengendalian harga yang berbasis kelembagaan dan kolaborasi antar-instansi.

Pemprov Jateng dan Bank Indonesia akan terus mendorong perluasan model seperti Lumpang Semar agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi tetap stabil dalam jangka panjang. (hrs-wd)

BACA JUGA :

Pemerintah Kota Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga keterjangkauan harga pangan. Sepanjang Agustus 2026, program ini menjangkau 729 RW di 16 kecamatan dengan penyaluran 80 ton beras SPHP dan 35.040 liter minyak goreng.
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia dari Jawa Tengah mencatat transaksi Rp2,94 miliar dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC Jakarta, 20–23 Agustus. Capaian tersebut meningkat Rp1,93 miliar dibandingkan 2025, didorong perluasan produk terkurasi serta peluang kerja sama bisnis dengan pasar domestik dan mancanegara.
UMKM Jawa Tengah Mencatatkan Peningkatan Omzet Dalam KKI 2026
Lebih dari 100 UMKM binaan Bank Indonesia se-Jawa Tengah ambil bagian dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, 20–23 Agustus 2026, untuk memperluas akses pasar, pembiayaan, dan jejaring bisnis sekaligus memperkenalkan produk lokal berorientasi ekspor dan berkelanjutan.
KKI 2026: Saatnya UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu...
Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Salatiga memberikan apresiasi kepada nasabah yang bertransaksi di kantor cabang, Jumat (4/9/2026). Petugas membagikan bunga mawar, jajanan, dan cokelat sebagai bentuk terima kasih sekaligus upaya mempererat hubungan dengan nasabah.
Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Salatiga beri Apresiasi Khusus
Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Salatiga memberikan apresiasi kepada nasabah yang bertransaksi di kantor cabang, Jumat (4/9/2026). Petugas membagikan bunga mawar, jajanan, dan cokelat...
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Polisi mengungkap titik terang kasus hilangnya Mozza Axillia Gunarsa (18) setelah mengamankan pria berinisial MCDA (22) di Blora, Jawa Tengah. Penyelidikan bermula dari jejak perangkat elektronik keluarga...
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil...
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali...

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved