URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Atlet wushu asal Kabupaten Semarang, Tharisa Dea Florentina, meraih medali emas SEA Games 2025 Thailand. Atlet asal Bawen ini menjuarai kelas Sanda 56 kilogram putri di Thailand, Sabtu (20/12/2025). Prestasi diraih meski cedera dan naik kelas tanding, sebagai bukti ketangguhan dan persiapan matang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dihantui Cedera Lutut, Tharisa Berhasil Kunci Emas Cabor Wushu di Ajang SEA Games 2025

Dihantui Cedera Lutut, Tharisa Berhasil Kunci Emas Cabor Wushu di Ajang SEA Games 2025

Dihantui Cedera Lutut, Tharisa Berhasil Kunci Emas Cabor Wushu di Ajang SEA Games 2025

Tharisa Dea Florentina, atlet wushu asal Doplang, Bawen, Kabupaten Semarang menunjukkan medali emas SEA Games 2025 saat pemberian penghargaan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Jumat (19/12/2025) sore.
Tharisa Dea Florentina, atlet wushu asal Doplang, Bawen, Kabupaten Semarang menunjukkan medali emas SEA Games 2025 saat pemberian penghargaan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Jumat (19/12/2025) sore.
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet asal Kabupaten Semarang di level internasional. Dari arena SEA Games 2025 Thailand, kabar manis datang lewat cabang olahraga wushu, yang menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia.

Di tengah ketatnya persaingan dan tantangan fisik yang tidak ringan, semangat juang atlet daerah ini tak surut. Cedera lutut hingga harus naik kelas tanding justru menjadi bagian dari perjuangan menuju podium tertinggi.

Atlet wushu asal Desa Doplang, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Tharisa Dea Florentina, sukses meraih medali emas SEA Games 2025 Thailand. Pada partai final kelas Sanda 56 kilogram putri, Tharisa menumbangkan atlet Myanmar, Cherry Than, sekaligus mempertahankan tradisi emas setelah sebelumnya juga menjadi juara di SEA Games Kamboja 2023.

“Alhamdulillah rasanya bangga dan terharu karena kali ini bisa mempertahankan emas lagi seperti SEA Games 2023 kemarin, meski harus naik kelas dari 52 kilogram ke 56 kilogram. Di balik emas ini banyak lika-liku perjuangan,” ujar Tharisa saat ditemui, Sabtu (20/12/2025).

Ia mengakui lawan terberat datang dari Vietnam pada babak penyisihan pertama yang harus diselesaikan hingga tiga ronde.

SEA Games kali ini menjadi tantangan tersendiri bagi Tharisa. Selain persaingan yang semakin terbuka karena tidak ada pembatasan usia, ia juga sempat mengalami cedera lutut menjelang pertandingan.

“Cedera sangat sakit dan sempat down, tapi alhamdulillah tidak terlalu mempengaruhi performa karena persiapan yang matang. Setiap hari saya jalani terapi,” katanya.

Faktor cuaca dingin di Thailand juga diakuinya cukup memengaruhi kondisi fisik para atlet.Terkait bonus, Tharisa berencana memprioritaskan untuk orang tuanya.

“Bonusnya nanti untuk orang tua dulu, investasi juga, sekalian berangkatkan orang tua umrah,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Semarang terhadap para atlet. Untuk agenda ke depan, Tharisa belum memastikan event yang akan diikuti, namun membuka peluang tampil di Asian Games jika ada kesempatan.

“Insyaallah mau ikut berjuang lagi membawa nama Indonesia,” ujarnya.

Sementara Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Selamat dan sukses kepada Mbak Tharisa yang telah berhasil meraih emas di SEA Games. Ini menjadi kebanggaan Kabupaten Semarang dan Indonesia,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung atlet berprestasi melalui pembinaan KONI serta dukungan dana hibah melalui Disdikbudpora untuk menjaring bibit unggul lewat berbagai ajang olahraga.

Selain itu, Pemkab Semarang juga memberikan bonus kepada atlet berprestasi di ajang POPDA dengan total Rp227 juta, termasuk untuk pelatih. Khusus untuk Tharisa, ia telah menerima bonus Rp10 juta dari KONI dan Rp5 juta dari anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah Bagus Suryokusumo.

“Dari saya nanti ada tambahan bonus pribadi pas acara tasyakuran di rumah Mbak Tharisa,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Maximiliano Tristan Pranaja, siswa SD Negeri Banyubiru 1 Kabupaten Semarang, meraih dua medali emas dan juara umum renang O2SN SD Tingkat Jawa Tengah 2026 di Kolam Renang Jatidiri, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026). Tristan menjadi terbaik pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan gaya dada setelah pulih dari cedera fraktur, sehingga berhak mewakili Jawa Tengah pada O2SN SD Tingkat Nasional di Jakarta pada Agustus mendatang.
Raih Dua Emas O2SN Jateng, Atlet Renang Kabupaten Semarang Melaju ke Tingkat Nasional
Sebanyak 2.935 atlet taekwondo dari enam provinsi mengikuti Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026 di GOR Jatidiri Semarang yang resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sabtu (27/6). Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Tengah memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini guna mencetak atlet berprestasi dan berdaya saing di tingkat internasional.
GOR Jatidiri Dipenuhi Ribuan Atlet, Gubernur Jateng Cup Taekwondo 2026 Berlangsung Meriah
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB...
Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan...
Astra Infra melalui Resta Pendopo meresmikan Resta SAE Ruang Temoe di Resta Pendopo KM 456 Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2026), sebagai ruang inklusif bagi UMKM difabel dan neurodivergen. Program ini bertujuan memperluas akses pemasaran produk kreatif, mendorong kemandirian ekonomi, serta mendukung keberagaman dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang.
Resta Pendopo KM 456 Luncurkan 'Ruang Temoe', Wadah Karya Spektakuler Difabel
Astra Infra melalui Resta Pendopo meresmikan Resta SAE Ruang Temoe di Resta Pendopo KM 456 Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2026), sebagai ruang inklusif bagi UMKM difabel dan neurodivergen. Program ini...
Arah Baru Modernisasi Armada Trans Semarang
Arah Baru Modernisasi Armada Trans Semarang
Pemerintah Kota Semarang melalui UPTD BLU Trans Semarang mempercepat peremajaan 132 armada transportasi publik secara bertahap hingga Desember 2026. Program ini mencakup pengadaan bus baru dan pengoperasian...
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki...
Muat Lebih

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting