URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 71.326 peserta BPJS Kesehatan PBI di Kabupaten Semarang dinonaktifkan. Kebijakan ini disampaikan Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Dinkes dan Dinsos di Ungaran, Kamis (12/2/2026). Penonaktifan terjadi akibat perubahan data ke DTSEN, dan pemerintah menjamin layanan tetap berjalan melalui APBD serta mekanisme reaktivasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bupati Semarang Pastikan Rumah Sakit Tetap Layani Pasien BPJS PBI Nonaktif

Bupati Semarang Pastikan Rumah Sakit Tetap Layani Pasien BPJS PBI Nonaktif

Bupati Semarang Pastikan Rumah Sakit Tetap Layani Pasien BPJS PBI Nonaktif

Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Foto: win
Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Sebanyak 71.326 peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Semarang dinonaktifkan menyusul terbitnya Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 03/HUK/2026. Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan masyarakat tetap mendapat pelayanan kesehatan, meski kebijakan tersebut berpotensi membebani anggaran daerah.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan akan mengundang BPJS Kesehatan, Dinas Sosial, serta Dinas Kesehatan untuk melakukan sinkronisasi dan pencermatan data.

“Kami sudah diskusi dengan Kepala Dinas Sosial dan akan mengundang BPJS Kesehatan, Dinas Sosial, serta Dinas Kesehatan untuk sinkronisasi dan cek data yang sebenarnya,” ujar Ngesti di Ungaran, Kamis (12/2/2026).

Ia juga meminta seluruh rumah sakit di Kabupaten Semarang, termasuk RSUD Gondo Suwarno Ungaran dan Gunawan Mangunkusumo Ambarawa tetap melayani pasien PBI yang kepesertaannya habis atau nonaktif, sebagaimana arahan Menteri Sosial.

“Rumah sakit harus tetap melayani. Sebagian akan kita alihkan pembiayaannya melalui APBD Kabupaten Semarang, walaupun anggaran kita terbatas,” tegasnya.

Pada 2026, Pemkab Semarang menganggarkan sekitar Rp49 miliar untuk pembiayaan kesehatan. Sementara pada 2025, realisasi anggaran hingga akhir tahun mencapai sekitar Rp53 miliar. Ngesti mengakui, pengurangan peserta PBI akan menambah beban keuangan daerah.

“Dengan adanya pengurangan PBI tentu sangat membebani pemerintah daerah. Tapi kami akan berupaya maksimal agar sampai akhir tahun Kabupaten Semarang tetap Universal Health Coverage (UHC),” katanya.

Terkait kemungkinan penambahan anggaran, Ngesti menyebut pihaknya masih menunggu hasil koordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk menentukan langkah terbaik.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, Dwi Saiful Noor Hidayat, menjelaskan secara nasional terdapat penonaktifan 13.000.500 peserta PBI. Khusus di Kabupaten Semarang, jumlahnya mencapai 71.326 jiwa.

Menurutnya, kebijakan tersebut berdampak signifikan terhadap masyarakat yang rutin berobat di puskesmas, klinik, maupun rumah sakit. Penonaktifan dilakukan karena adanya perubahan basis data dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dalam DTSEN, masyarakat dikelompokkan ke dalam desil 1 hingga 10. Desil 1 tergolong sangat miskin, desil 2 miskin, desil 3 hampir miskin, desil 4 rentan miskin, dan desil 5 pas-pasan. Sementara desil 6 hingga 10 masuk kategori menengah ke atas dan tidak berhak menerima bantuan sosial, termasuk BPJS PBI Jaminan Kesehatan.

“Yang tidak masuk desil 1 sampai 5 otomatis dinonaktifkan,” bebernya.

Meski demikian, ia memastikan peserta yang dinonaktifkan masih dapat mengakses layanan kesehatan selama tiga bulan sejak status kepesertaan berubah.

“Walaupun di kartu tidak aktif, dalam tiga bulan ke depan masyarakat tetap bisa berobat dan tidak akan ditolak oleh puskesmas, klinik, maupun rumah sakit. Tapi segera lakukan reaktivasi,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat yang terdampak segera mendaftar ulang ke Dinas Sosial dengan melampirkan fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), serta surat keterangan sakit. Bagi yang masuk desil 6 sampai 10 namun menderita penyakit kronis atau kritis, dapat menyertakan surat keterangan dokter sebagai bahan pertimbangan.

“Selain itu, pasien yang sedang dirawat atau menjalani operasi di rumah sakit dapat dibantu melalui skema UHC sepanjang memenuhi ketentuan,” sambungnya.

Apabila pengajuan reaktivasi ditolak karena masuk desil 6 sampai 10, masyarakat disarankan segera mendaftar sebagai peserta BPJS Mandiri. Dwi menyebut, jika pendaftaran dilakukan sebelum tiga bulan sejak dinonaktifkan, kepesertaan dapat aktif kembali dalam waktu 5 hingga 10 menit tanpa harus menunggu 14 hari.

“Ini program prioritas dari BPJS. Jadi tidak perlu menunggu lama,” imbuhnya. (win)

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan

BACA JUGA :

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak pelaku UMKM di Kota Salatiga memanfaatkan program Kementerian Perdagangan untuk memperluas pasar hingga ekspor saat berdiskusi dengan puluhan pelaku usaha kuliner, fesyen, dan kerajinan di Argotelo Salatiga, Kamis (18/6/2026), melalui pelatihan, business matching, hingga akses jaringan perdagangan internasional.
Kunjungi Argotelo Salatiga, Mendag Busan ajak UMKM Tembus Ekspor
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak pelaku UMKM di Kota Salatiga memanfaatkan program Kementerian Perdagangan untuk memperluas pasar hingga ekspor saat berdiskusi dengan puluhan pelaku usaha kuliner,...
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh...
18 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 10.00–13
18 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 10.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di wilayah pesisir Semarang dan Perairan Semarang–Demak terjadi pada Kamis (18/6/2026) antara pukul 10.00 hingga...
Cuaca di Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 18 Juni 2026, diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan masih berpotensi terjadi secara tidak merata pada sore hingga awal malam di kawasan pegunungan dan dataran tinggi. Suhu udara diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius dengan kelembapan berkisar 50–80 persen.
18 Juni 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Didominasi Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Wilayah Pegunungan
Cuaca di Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 18 Juni 2026, diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan masih berpotensi terjadi...
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Salatiga Menggugat menggelar demonstrasi di depan DPRD Kota Salatiga, Rabu (17/6/2026), untuk menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan nasional dan...
Muat Lebih

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab