RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan

Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan

Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan

Ruas jalan Wringinputih, Kecamatan Bergas yang beberapa waktu lalu sempat viral karena penuh dengan batu belah dan "ditanami" pohon pisang oleh warga, kini sudah kembali normal seiring rencana perbaikan, Rabu (17/6/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Polemik kerusakan jalan di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang yang sempat memicu aksi protes warga akhirnya menemui titik terang. Perusahaan yang diduga menjadi penyebab kerusakan jalan akibat aktivitas kendaraan angkut material menyatakan kesediaannya untuk memperbaiki jalan tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening mengatakan kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan yang digelar Sabtu (13/6/2026). DPRD turut menyaksikan langsung proses mediasi yang melibatkan berbagai pihak.

“Hari Sabtu kemarin sudah terjadi kesepakatan. Kami dari DPRD ikut menyaksikan. Hadir DPU, direktur perusahaan, DLH, Dishub, unsur kecamatan, Polres, Polsek, lurah, dan perwakilan masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi di Ungaran, Rabu (17/6/2026).

Dalam pertemuan itu, perusahaan menyatakan siap bertanggung jawab memperbaiki ruas jalan yang rusak. Proses perbaikan diawali dengan pengukuran jalan yang mulai dilakukan pada Senin (15/6/2026).

Menurut Bondan, besaran anggaran perbaikan maupun detail konstruksi masih menunggu hasil pengukuran dan perhitungan teknis dari pihak terkait. Namun, perusahaan berkomitmen menggunakan metode percepatan pekerjaan atau fast track agar jalan dapat segera dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

“Intinya perusahaan bersedia memperbaiki jalan itu. Hari ini mulai dilakukan pengukuran dan pelaksanaan diperkirakan dimulai minggu depan dengan biaya dari perusahaan,” jelasnya.

Ia menegaskan perbaikan yang dilakukan bukan sekadar tambal sulam, melainkan pembangunan jalan dengan konstruksi beton. Meski demikian, spesifikasi teknis pembangunan masih dalam tahap pembahasan.

Bondan berharap seluruh pihak dapat menjalankan komitmen yang telah disepakati bersama.

“Kami menghargai jika perusahaan menjalankan kewajiban-kewajibannya sesuai perizinan yang dimiliki. Tinggal bagaimana kita bersama-sama mengawasi pelaksanaannya di lapangan,” katanya.

DPRD Kabupaten Semarang memastikan akan terus memantau proses perbaikan hingga tuntas, bersama unsur pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya. Dengan demikian, akses jalan yang selama ini dikeluhkan warga dapat segera kembali normal dan aman digunakan. (win)

BACA JUGA :

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum terdeteksi mencapai permukaan Jawa Tengah berdasarkan pemantauan dan uji paper test di sejumlah wilayah, termasuk Semarang, Tegal, dan Cilacap. Pemprov Jateng, BPBD, BMKG, dan Dinkes meminta masyarakat tetap waspada tanpa panik, terutama terhadap paparan PM2,5 dan debu selama musim kemarau yang dapat memicu gangguan pernapasan.
Imbas GAK, Pemkot Semarang Minta Warga tidak Panik
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana