URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Peninjauan distribusi LPG subsidi, Gubernur Ahmad Luthfi bersama Pertamina Patra Niaga di SPPBE Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (8/4), memastikan stok aman karena antisipasi isu kelangkaan, dilakukan lewat pengawasan ketat, sidak lapangan, penertiban penggunaan, serta koordinasi aparat guna menjaga distribusi tepat sasaran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tinjau Langsung Distribusi LPG di Karanganyar, Gubernur Jateng Pastikan Pasokan Aman

Tinjau Langsung Distribusi LPG di Karanganyar, Gubernur Jateng Pastikan Pasokan Aman

Tinjau Langsung Distribusi LPG di Karanganyar, Gubernur Jateng Pastikan Pasokan Aman

Gubernur Jateng Ahmad Lutfi saat meninjau Proses LPG
featured-img

RasikaFM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kesiapan dan kelancaran distribusi LPG subsidi di wilayah Karanganyar, tepatnya di SPPBE Wijaya Sarana Gasindo, Karanganyar pada Rabu (8/4).

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memastikan distribusi LPG subsidi berjalan tepat sasaran.

“Kami pastikan stok LPG di Jawa Tengah dalam kondisi aman, sehingga masyarakat tidak perlu panik. Kami juga meminta seluruh kepala daerah bersama TPID untuk aktif melakukan pengawasan di lapangan, termasuk menertibkan penggunaan LPG 3 kg di sektor usaha agar subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak,” ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir atau terpengaruh isu dari wilayah lain terkait ketersediaan LPG. “Masyarakat tidak perlu khawatir, dipastikan tidak ada penimbunan, distribusi berjalan dengan baik dan terpantau,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi menekankan pentingnya penggunaan LPG subsidi secara tepat sasaran. Seluruh kepala daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diminta untuk melakukan pengawasan dan sidak di lapangan. Untuk sektor usaha seperti hotel, restoran, katering (horeka) dan laundry, akan dilakukan penertiban apabila masih menggunakan LPG 3 kg, serta didorong untuk beralih ke LPG non-subsidi.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga meminta dukungan aparat penegak hukum untuk menindak tegas praktik ilegal yang merugikan masyarakat. Koordinasi dengan Polda Jawa Tengah terus diperkuat untuk mengungkap potensi penimbunan maupun pengoplosan LPG di wilayah Jawa Tengah.

Dalam peninjauan tersebut, Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto melaporkan bahwa kondisi stok LPG di Jawa Tengah dalam keadaan aman dengan ketahanan stok mencapai 14.752 MT (Metrik Ton). Khusus untuk wilayah Karanganyar, alokasi harian LPG 3 kg tercatat sebesar 143,8 MT, yang disalurkan melalui agen dan pangkalan resmi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami memastikan penyaluran LPG berjalan optimal dengan stok yang aman, termasuk di Karanganyar. Pertamina juga terus meningkatkan pengawasan di lapangan serta mengimbau masyarakat untuk membeli di pangkalan resmi agar harga sesuai HET dan distribusi tetap terjaga,” jelasnya.

Pertamina memastikan distribusi LPG berjalan optimal dengan pengawasan berlapis serta koordinasi intensif bersama pemerintah daerah dan aparat terkait. Pertamina juga terus mengedukasi masyarakat untuk melakukan pembelian di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai ketentuan dan memastikan ketersediaan tetap terjaga.

Sebagai penutup, masyarakat diimbau untuk menggunakan energi secara bijak dan sesuai kebutuhan, serta tidak melakukan penimbunan. Dengan konsumsi yang wajar dan tepat sasaran, ketahanan energi di wilayah Jawa Tengah dapat terus terjaga dan dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA :

Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi dengan pemilik yang berdomisili di Semarang. Hingga Selasa (21/7/2026), Disbudpar belum memperoleh respons atas permohonan audiensi sehingga pemerintah berencana menggandeng Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pertemuan, sembari menyiapkan langkah pelestarian agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.
Begini Nasib Gedung Pakuwon Salatiga, Pemkot Kesulitan Bertemu Pemilik
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026