URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kapolres Salatiga Orang Pertama yang Divaksin Covid19 di Jajaran Forkopimda

Kapolres Salatiga Orang Pertama yang Divaksin Covid19 di Jajaran Forkopimda

Kapolres Salatiga Orang Pertama yang Divaksin Covid19 di Jajaran Forkopimda

featured-img

Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat saat sedang disuntik vaksin senin 25 January 2021

RASIKAFM – Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat SS, menjadi orang yang pertama di suntik vaksin covid 19 bersama Jajaran Forkopimda Kota Salatiga, seharusnya Walikota Salatiga yang mendapat giliran pertama dan kemudian Wakil Walikota Salatiga lalu Ketua DPRD, namun karena terkendala tensi yang cukup tinggi maka Kapolres Salatiga menjadi yang pertama disuntik, selanjutnya Walikota Salatiga Yuliyanto yang disuntik vaksin setelah tensinya normal kembali.

Jajaran Forkopimda Kota Salatiga melaksanakan vaksin di Puskesmas Cebongan Argomulyo Kota Salatiga,juga didampingi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kota Salatiga pada hari, Senin tanggal (25/01/2021).

Sesaat sebelum pelaksanaan vaksinasi Walikota Salatiga Yuliyanto menyampaikan terimakasih kepada Jajaran Forkopimda, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yag telah bersedia hadir dan melaksanakan vaksinasi, serta dari Dinas Kesehatan Propinsi yang turut mendampingi pelaksanaan kegiatan ini, semoga hal ini bisa menjadi contoh bagi seluruh warga Kota Salatiga bahwa Vaksinasi Covi19 ini aman dan halal untuk kita semua dan untuk negri kita, ini merupakan ikhtiar bagi kesehatan diri kita, keluarga kita, warga Kota Salatiga dan umumnya untuk seluruh Bangsa Indonesia.

vaksinasi ini akan dilaksanakan beberapa tahap, untuk tahap pertama bulan Januari untuk Tenaga Kesehatan dan Tenaga Fasilitas Pelayanan Kesehatan, untuk tahap selanjutnya sekira bulan Maret bagi masyarakat yang rentan terpapar covid19 sesuai ketersediaan vaksin, Vaksinasi tahap pertama ini bagi 1.230 tenaga kesehatan dan 10 pejabat publik esensial, semoga dengan adanya vaksinasi ini berangsung-angsur penyebaran covid19 dapat menurun dan dapat lenyap dari bumi pertiwi ini, terimakasih kepada Bapak Kapolres salatiga yang telah melakukan pengawalan Vaksin sejak dari Dinas Kesehatan Propinsi Jateng sampai dengan Kota Salatiga dan saat ini siap dilaksanakan Vaksinasi

Setelah satu persatu Jajaran Forkopimda Kota Salatiga menjalani pemeriksaan kesehatan secara bergiliran untuk melakukan vaksinasi dimulai dari Walikota Salatiga Yuliyanto , dilanjutkan Pejabat Esensial lainnya, dan yang langsung memenuhi syarat adalah Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat SS, yang kemudian langsung dilaksanakan suntik vaksinasi.

Untuk proses vaksinasi sendiri berjalan sangat cepat hanya beberapa detik, namun harus melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan untuk memastikan memenuhi syarat menerima vaksin, ucap AKBP Rahmad Hidayat SS.

( rief )

BACA JUGA :

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID
Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar