RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pemkot Salatiga Salurkan 189.360 kg Beras Untuk KPM – BST dan PKH

Pemkot Salatiga Salurkan 189.360 kg Beras Untuk KPM – BST dan PKH

Pemkot Salatiga Salurkan 189.360 kg Beras Untuk KPM – BST dan PKH

Walikota Salatiga Yuliyanto saat secara simbolis menyerahkan bantuan Beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

RASIKAFM – Kementerian Sosial melalui Pemerintah Kota Salatiga menyalurkan Bantuan Beras bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima program Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Salatiga.

Pengadaan bantuan beras dilaksanakan oleh PT Bulog yang berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) produksi tahun 2021 dengan kualitas beras medium.

“ Kota Salatiga mendapatkan bantuan beras 189.360 kg, yang disalurkan kepada 18.936 keluarga KPM-BST dan PKH sebanyak @10 kilogram per paket. Yang terdiri dari 3.710 KPM PKH dan 15.226 KPM BST. Semoga bantuan ini dapat membantu masyarakat terdampak terutama saat PPKM level 4 di Kota Salatiga,” ungkap walikota Salatiga Yuliyanto SE MM Di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga Jalan Diponegoro No.1 Salatiga, Selasa (27/07/2021).

Menurut Wali Kota, bantuan ini harus tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang memang membutuhkan. Pemerintah Kota Salatiga lewat Dinas Sosial Kota Salatiga akan selalu hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Salatiga, Gati Setiti mengatakan bahwa semua bantuan ini diharapkan bisa membantu kondisi masyarakat di masa pandemi ini.

“ Bantuan Beras bagi KPM BST dan KPM PKH bisa digunakan dengan baik dan meringankan beban hidup di masa pandemi ini, ujar Gati Setiti. (rief)

BACA JUGA :

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani