URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pedagang Sayur di Semarang Jadi Korban Pembegalan

Pedagang Sayur di Semarang Jadi Korban Pembegalan

Pedagang Sayur di Semarang Jadi Korban Pembegalan

featured-img
Ilustrasi kejahatan

RASIKAFM – Pedagang sayur keliling menjadi korban percobaan pembegalan di Jalan Puspanjolo Timur (tepatnya depan Puspanjolo Timur gang X dari arah timur), Kecamatan Semarang Barat pada Rabu (1/9/2021) sekira pukul 04.15 WIB.

Korban diketahui bernama Paryadi warga Cilacap. Dia berhasil kabur namun mengalami luka memar di bagian punggung sepanjang 15 centimeter akibat sabetan benda tajam.

Hamdi salah satu sumber membenarkan kejadian tersebut. Namun, dia mengaku tak tahu pasti kronologi secara pasti awal aksi kejahatan itu.

“Kejadiannya memang benar cuman terkait kronologinya ini saya tidak paham. Karena begitu di TKP (tempat kejadian perkara) orang udah pada bubar,” katanya kepada RASIKAFM Kamis (2/9/2021).

Sementara itu, informasi yang diperoleh, kejadian bermula ketika korban sedang istirahat di depan gang untuk menunggu waktu mulai berkeliling.

Kemudian, ketika mengeluarkan handphone untuk menelepon istrinya, datanglah 4 orang dengan 2 motor yang diduga begal.

Lalu salah satu orang menghampiri korban untuk pura-pura menanyakan alamat kepadanya. Namun, dalam sekejap, terduga begal itu malah mengeluarkan samurai dari balik jaketnya dan memaksa meminta HP yg sedang digunakan si pedagang sayur.

Beruntungnya, pedagang sayur segera memasukkan handphonenya ke tas dan lari melompat pagar portal Pustim gang X yg masih terkunci.

Terduga begal sempat mengayunkan samurai ke punggung si pedagang sayur. Beruntung tidak sampai melukai, hanya meninggalkan bekas memar memanjang sekitar 15 cm di pinggang belakang sebelah kiri.

Kemudian korban masuk gang dan berjumpa dengan Muazin Masjid Al Muslim yang mau berangkat ke masjid untuk azan. Melihat itu, para begal tidak melanjutkan pengejaran kepada korban. Setelah dirasa aman dan hari mulai terang, si pedagang kembali ke motornya.

Menanggapi hal tersebut, Wakasat Reskrim Polrestabes, AKP Agus Supriyadi mengatakan saat ini kejadian tersebut sedang ditangani dan diselidiki pihak Kepolisan Semarang Barat.

“Langsung ke Polsek Semarang Barat. Yang tangani Polsek,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Sementara itu, setelah berita ini diturunkan, pihak Polsek Barat saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban terkait kejadian ini.

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga