[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Perhutani Gelar Pelatihan Pembuatan Bibit Dan Teknik Penanaman Biomassa

Perhutani Gelar Pelatihan Pembuatan Bibit Dan Teknik Penanaman Biomassa

Perhutani Gelar Pelatihan Pembuatan Bibit Dan Teknik Penanaman Biomassa

Sejumlah Peserta saat mengikuti pelatihan penanaman Biomassa

RASIKAFM – Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah menggelar Pelatihan Pembuatan Bibit dan Teknik Penanaman Biomassa Divisi Regional Jawa Tengah Di KPH Semarang Selasa 7 September 2021, kegiatan ini dihadiri oleh Wakadivre, Kadep Pengelolaan SDH dan PS, Adminidtratur/KKPH Semarang Kasi utama bidang pembibitan dan tanaman, Wakil Administratur/KSKPH serta perwakilan Asper/KBKPH, KRPH dan Mandor Persemaian.
Dalam sambutanya Administratur/KKPH Semarang Ir. Edi Suroso, MM menyampaikan agar seluruh peserta pelatihan bisa mengikuti materi “diharapkan Melalui jobtraining ini akan dikembangkan vegetatif baru, semoga dengan adanya acara ini tahun depan bisa memenuhi target” ujarnya.
Sementara itu Wakil Kepala Divisi Regional Jawa Tengah Ir. Johan Surjoputro menyampaikan agar semua peserta tetap menjaga kesehatan “kesehatan itu merupakan hal yang paling utama karena dengan badan yang sehat kita bisa memproduksi hasil kayu dan getah dengan maksimal” ungkapnya.
Perhutani Jateng gelar pelatihan pembuatan bibit dan tekhnik penanaman Biomassa,  Selasa 7 September 2021

Johan menambahkan Gamal umur 3 tahun sudah bisa dipanen namun demikian hasil Tanaman Lepas Kontrak (TLK) gamal tanaman tahun 2019 Divisi Regional Jawa Tengah hanya 65% dengan hasil tersebut diduga ada yang salah, misal cara penilaianya atau penanamannya, padahal disatu sisi biomaasa sudah ada, pembelinya, apalagi Sebelumnya PT PLN sudah ada pembicaraan tentang kebutuhan bahan bakar biomassa.untuk itulah kesempatan pelatihan pembuatan bibit dan teknik penanaman biomas diharapkan akan dapat terwujud.
Kepala Departemen Pengelolaan SDH dan PS Ir. Agus Priantono menegaskan jika Pelatihan ini bertujuan agar tahun ini KPH Semarang sebagai pemasok benih sejawa, bisa memenuhi kebutuhan biji untuk tahun ini.
Administratur/KKPH Semarang menambahkan gamal sudah berbunga tapi tidak bisa berbuah karena cuaca yang tidak menentu. “melalui pelatihan kali ini mudah mudahan ilmunya bisa bermafaat dan seger Mengejar target” jelas Agus. (rief)

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani