KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ganjar Kembali Pamerkan Motor Listrik Buatan Jateng

Ganjar Kembali Pamerkan Motor Listrik Buatan Jateng

Ganjar Kembali Pamerkan Motor Listrik Buatan Jateng

KUDUS – Setelah beberapa waktu lalu mengunjungi pabrik motor Viar di Semarang, kali ini Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali memamerkan motor listrik terbaru buatan Jawa Tengah. Sebuah perusahaan elektronik besar asal Kudus, Polytron ternyata telah berhasil membuat motor listrik baru dan segera dipasarkan bernama Evo.

Ganjar sendiri datang ke Kudus untuk meninjau proses pembuatan motor listrik itu, Rabu (3/11). Selain melihat-lihat design hingga proses pembuatan, Ganjar juga menjajal motor listrik buatan anak bangsa itu.

“Ini keren, designnya bagus. Buat motor kota-kota oke” kata Ganjar usai menjajal Evo.

Ganjar mengatakan sangat bangga karena ada satu karya lagi dari Jateng, motor listrik buatan Polytron. Dan ternyata, tidak hanya satu jenis, Polytron sudah menyiapkan berbagai jenis motor listrik.

“Menurut saya bagus, designnya bagus dan ada berbagai jenis. Sekarang masih berkembang dan ini belum dilaunching. Sebentar lagi dilaunching,” ucapnya.

Menurutnya, bentuk produk motor listrik Polytron jauh lebih maju dan berkembang. Di seri motor yang lebih besar, designnya menarik dan terlihat lebih gagah.

“Rasa-rasanya kita mesti siapkan untuk berpindah dari motor berbahan bakar fosil ke elektrik. Dan Jateng sudah memulai itu. Hari ini saya ke Polytron dan beberapa waktu lalu saya melihat produk lain yang juga sudah dilaunching,” pungkasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]