URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang menyiapkan sejumlah jalur alternatif dalam menghadapi arus mudik pada musim lebaran tahun ini. Berbeda dengan dua tahun yang lalu dimana pemerintah memberlakukan larangan mudik seiring diterapkannya status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hadapi Mudik, Dishub Kabupaten Semarang Siapkan Sejumlah Jalur Alternatif

Hadapi Mudik, Dishub Kabupaten Semarang Siapkan Sejumlah Jalur Alternatif

Hadapi Mudik, Dishub Kabupaten Semarang Siapkan Sejumlah Jalur Alternatif

featured-img

UNGARAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang menyiapkan sejumlah jalur alternatif dalam menghadapi arus mudik pada musim lebaran tahun ini. Berbeda dengan dua tahun yang lalu dimana pemerintah memberlakukan larangan mudik seiring diterapkannya status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Kepala Dishub Kabupaten Semarang Tri Martono menuturkan sedikitnya ada 15 titik jalur alternatif yang akan disiapkan meliputi berbagai wilayah yang berbatasan dengan kota/kabupaten tetangga.

“Kita siapkan jalur alternatif untuk menghadapi arus mudik lebaran tahun ini, prediksinya volume lonjakan kendaraan bisa mencapai 200 persen mengingat dua tahun nggak ada mudik,” ungkapnya di Ungaran, Jumat (8/4/2022).

Dikatakan Tri, kelima belas titik jalur alternatif itu meliputi Barukan-Suruh-Bonomerto, Banyubiru-Kecandran, Kelurahan-Banyubiru, Butuh-Getasan, Sumowono-Kemawi, Bedono-Lanjan, Jambu-Candi dan Candi-Gedongsongo.

“Kemudian yang menghubungkan Rengas-Bawen, Tuntang-Tambakboyo, Barukan-Klero, Delik-Pabelan, serta sisanya jalur alternatif dalam kota Ungaran,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan upaya perbaikan rambu lalu lintas serta penambahan petunjuk arah temporer di beberapa titik untuk memudahkan pengguna jalan yang melintas.

“Lampu penerangan jalan umum (PJU) juga akan kami cek, mana yang rusak akan kami perbaiki sebab sekarang sudah jadi ranahnya Dishub, sehingga diharapkan pada H-7 dan H+7 lebaran nanti tidak ada kendala,” paparnya.

Berkaitan dengan kondisi jalur yang akan dilintasi oleh para pemudik, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang. Dalam waktu dekat akan segera dilakukan survei untuk mengetahui lokasi mana saja yang perlu dilakukan perbaikan.

“Kemarin dari hasil rapat dengan DPU, informasinya di jalur alternatif Suruh-Karanggede ada kerusakan sepanjang 600 meter. Itu akan ditambal, maksimal H-7 lebaran selesai,” urainya.

Tri menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Semarang berkaitan dengan pengaturan dan rekayasa lalu lintas manakala dibutuhkan. Termasuk untuk upaya antisipasi lonjakan pengunjung lokasi wisata saat libur lebaran yang berimbas pada kepadatan lalu lintas.

“Dusun Semilir salah satunya, dekat simpang Bawen, sebelahnya ada terminal, SPBU dan interchange jalan tol. Itu kalau tidak diantisipasi, imbasnya pasti ke jalur reguler yang bisa menimbulkan kemacetan,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga