URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Suasana lalu lintas di kawasan Alun-Alun Lama Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi berbeda ketika Polres Semarang membagikan bendera merah putih kepada para pengendara yang melintas di simpang lampu merah Jalan Diponegoro. Aksi simpatik ini dipimpin langsung oleh Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy dan dilaksanakan pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ini Langkah Polres Semarang Tumbuhkan Semangat Cinta Merah Putih kepada Masyarakat

Ini Langkah Polres Semarang Tumbuhkan Semangat Cinta Merah Putih kepada Masyarakat

Ini Langkah Polres Semarang Tumbuhkan Semangat Cinta Merah Putih kepada Masyarakat

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy bersama Wakapolres Kompol Erwin Siregar memasang bendera merah putih pada truk yang melintas di ruas Jalan Diponegoro Ungaran, Kamis (7/8/2025). Foto: win
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy bersama Wakapolres Kompol Erwin Siregar memasang bendera merah putih pada truk yang melintas di ruas Jalan Diponegoro Ungaran, Kamis (7/8/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Suasana sore di kawasan Alun-Alun Lama Ungaran, Kabupaten Semarang, tampak berbeda pada Kamis (7/8/2025). Di tengah lalu lintas yang ramai di simpang lampu merah Jalan Diponegoro, sejumlah personel kepolisian dari Polres Semarang terlihat membagikan bendera merah putih kepada para pengendara yang melintas.

Aksi ini merupakan bagian dari kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan senyum ramah, para petugas menghampiri pengendara roda dua maupun roda empat yang berhenti di lampu merah, lalu menyerahkan bendera merah putih dan sesekali makanan dan cokelat sebagai hadiah.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy yang turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan, pembagian bendera ini bertujuan untuk menyemarakkan perayaan kemerdekaan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

“Sore ini kami membagikan bendera merah putih kepada para pengguna jalan, baik pengendara motor maupun mobil yang melintas di kawasan ini. Harapannya, perayaan HUT ke-80 RI bisa lebih semarak dan meriah,” kata dia.

Ia menambahkan, aksi bagi-bagi bendera ini tidak hanya berlangsung hari ini. Sejak awal pekan, Polres Semarang telah mendistribusikan puluhan ribu bendera kepada masyarakat umum di berbagai titik di wilayah Kabupaten Semarang.

“Totalnya ada sekitar 20.000 bendera merah putih yang kami bagikan sejak Senin kemarin dan akan berlangsung hingga Jumat besok. Ini merupakan bentuk dukungan kami agar masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam memeriahkan bulan kemerdekaan,” jelasnya.

Menariknya, tak hanya bendera, para petugas juga membagikan cokelat dan makanan kepada pengendara yang menunjukkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Langkah ini menurutnya juga merupakan bagian dari edukasi dan apresiasi bagi masyarakat yang tertib di jalan.

“Selain menumbuhkan rasa cinta tanah air, kegiatan ini juga kami kemas sebagai ajang edukasi agar masyarakat tetap mengibarkan bendera merah putih dan menjaga kedisiplinan berlalu lintas,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum