URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1275 Kota Salatiga, Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan dan Ketua TP PKK Kota Salatiga menyelenggarakan kegiatan Bagi-Bagi Jenang Salatigan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga. Kegiatan ini dilaksanakan pada momentum peringatan hari jadi kota sebagai bentuk dedikasi dan inisiasi pribadi dari Wali Kota yang ingin menjadikannya tradisi tahunan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bagi-Bagi Jenang Salatigan untuk 1275 Warga Salatiga Pecahkan Rekor Leprid

Bagi-Bagi Jenang Salatigan untuk 1275 Warga Salatiga Pecahkan Rekor Leprid

Bagi-Bagi Jenang Salatigan untuk 1275 Warga Salatiga Pecahkan Rekor Leprid

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1275 Kota Salatiga, Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan dan Ketua TP PKK Kota Salatiga menyelenggarakan kegiatan Bagi-Bagi Jenang Salatigan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga. Kegiatan ini dilaksanakan pada momentum peringatan hari jadi kota sebagai bentuk dedikasi dan inisiasi pribadi dari Wali Kota yang ingin menjadikannya tradisi tahunan.
foto dok IST
Pendiri Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) Paulus Pangka saat menyerahkan penghargaan kepada wali kota Salatiga Robby Hernawan atas inisiatif Jenang Salatigan Rabu 24/7/2025
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1275 Kota Salatiga, Wali Kota Salatiga dan Ketua TP PKK Kota Salatiga menggelar kegiatan Bagi-Bagi Jenang Salatigan yang dilaksanakan di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga. Sebanyak 1.275 “Jenang Salatigan” dibagikan kepada warga sebagai simbol keberkahan, kesuksesan, dan kemakmuran masyarakat Salatiga.

Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi pribadi yang diniatkan menjadi tradisi baru dalam menyambut ulang tahun Kota Salatiga setiap tahunnya.

“Jenang Salatigan adalah inisiasi dan dedikasi saya sebagai Wali Kota Salatiga. Harapannya, tradisi ini menjadi simbol keberkahan, kesuksesan, dan kemakmuran bagi seluruh warga Kota Salatiga,”ujar dr. Robby dalam sambutannya.

Tidak hanya menjadi ajang berbagi, kegiatan ini juga berhasil mencatatkan rekor LEPRID (Lembaga Prestasi Indonesia Dunia) untuk pembagian jenang terbanyak sesuai usia kota, yakni sebanyak 1.275 jenang salatigan.

Perwakilan LEPRID, Paulus Pangka, turut menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan semangat kebaruan dari Pemerintah Kota Salatiga.

“Wali Kota Salatiga tidak hanya menciptakan kuliner khas baru, tetapi juga mampu mencetak rekor nasional melalui kegiatan ini. Ini menjadi catatan penting bagi perkembangan tradisi daerah dan inovasi pelayanan publik,” ungkap Paulus saat penyerahan penghargaan LEPRID.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1275 Kota Salatiga yang mengangkat tema “Salatiga Bergerak dan Berdaya untuk Salatiga yang Mendunia”. Kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai kearifan lokal, kebersamaan, dan toleransi antarwarga.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon