KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Operasi Ketupat Candi 2022, Polres Salatiga Akan Kerahkan 378 Personil

Operasi Ketupat Candi 2022, Polres Salatiga Akan Kerahkan 378 Personil

Operasi Ketupat Candi 2022, Polres Salatiga Akan Kerahkan 378 Personil

Walikota Salatiga Yuliyanto, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2022 yang dihadiri Jajaran Forkopimda, Pejabat Utama Polres Salatiga dan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Salatiga dengan peserta dari Denpom, Kodim 0714, Personil Polres Salatiga, Satpoll PP dan Dishub Kota Salatiga serta Saka Bhayangkara, di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Jumat, 22/04/2022

Operasi Ketupat sendiri akan dilaksanakan selama 12 hari mulai tanggal 28 April sampai dengan 09 Mei 2022, dengan fokus pengamanan tempat ibadah khususnya masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara, hal tersebut dalam rangka antisipasi berbagai permasalahan menjelang dan pasca idul fitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan khusus dan puncaknya saat perayaan Idul Fitri dan mudik dapat berjalan lancar, aman dan sehat.

“Selamat menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan dan Merayakan Idul Fitri 1443 H/2022”, tutup Yuliyanto SE MM mengakhiri amanatnya.

Selesai kegiatan Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, menyampaikan bahwa Operasi ketupat Candi 2022 ini dilakukan untuk menciptakan rasa aman, nyaman dan tetap sehat, menjamin kelancaran lalu lintas dan menjaga keamanan masyarakat terhadap tindak kejahatan konvensional.

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana saat memberikan keterangan pers

“Kita akan kerahkan 378 Personil Polri yang akan dibantu rekan TNI dan Stake holder, dengan 3 Pospam dan 5 Pos Pantau untuk memberikan jaminan kepada masyarakat rasa aman dan nyaman serta tetap sehat saat merayakan Idul Fitri 1443 H/2022, ucap AKBP Indra Mardiana, S.H, S.I.K, M.Si.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]