[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah SMA, SMK, dan perguruan tinggi di kota Salatiga memadati ruang G di komplek kampus UKSW jl. Diponegoro Salatiga pada Sabtu, 11/3/2023 untuk mengikuti Sekolah Kebangsaan Tular Nalar yang digagas oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) dan didukung oleh Google.org.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sambut Calon Pemilih Pemula, Mafindo Salatiga Gelar Sekolah Kebangsaan

Sambut Calon Pemilih Pemula, Mafindo Salatiga Gelar Sekolah Kebangsaan

Sambut Calon Pemilih Pemula, Mafindo Salatiga Gelar Sekolah Kebangsaan

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Ratusan pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah SMA,SMK sederajat dan mahasiswa di kota Salatiga padati ruang G di komplek kampus UKSW jl. Diponegoro Salatiga, Sabtu, 11/3/2023. Mereka menjadi peserta dalam sekolah kebangsaan yang melibatkan anak-anak muda dan kalangan milenial.

Sekolah kebangsaan adalah kegiatan edukasi bagi pemilih pertama dari Program Tular Nalar yang digagas oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) didukung oleh Google.org. Program ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi anak-anak muda dalam pemilu menjelang tahun politik 2024, dengan membekali mereka tentang literasi digital.

Topik dalam sekolah kebangsaan tersebut adalah bagian program “Tular Nalar” yang memberi materi tentang bagaimana menjadi warga negara yang baik, menjadi pemilih yang kritis dan bagaimana melakukan praktek membedakan berita/informasi hoak dan fakta.

Mereka dibekali pondasi dalam bersikap kritis atas terpaan informasi yang bertubi-tubi dalam era digital.
Adelia, salah seorang peserta dari SMK 1 Salatiga mengaku senang atas kesempatan yang diberikan, sehingga dapat menjadi salah satu peserta sekolah kebangsaan ini.

“Ini pengalaman yang sangat berharga bagi saya, mendapatkan ilmu dan informasi yang sangat bermanfaat. Apalagi saat ini anak-anak muda seperti saya ini tidak dapat dilepaskan dengan penggunaan gadget dengan durasi yang panjang, ”ujarnya.

Ia menambahkan, ada hal yang sangat penting dalam kegiatan ini karena selain bermanfaat bagi dirinya tetapi juga bagi orang-orang terdekatnya seperti keluarga dan lingkungannya. Orang tua menurutnya juga perlu didampingi sehingga dapat mengelakukan krarifikasi atas informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Sebagai pemilih pemula, sudah pasti saya akan gunakan hak pilih saya sebagai pertanggungjawaban saya sebagai warga negara yang baik,”tambahnya.

Namun, demikian tentu akan sangat mempertimbangkan calon yang akan menjadi pilihan. Mengenai calon pilihannya, menurut Adelia siapapun itu yang terpenting adalah yang memiliki tanggungjawab yang tinggi, jujur, berintegritas dan bermartabat.

“Ya, kalau calon itu harus memiliki kriteria sesuai harapan masyarakat, termasuk harapan anak muda seperti saya,” tambah Adelia sambil tertawa.

Kegiatan sekolah kebangsaan ini juga melibatkan berbagai fasilitator terpilih dan telah mengikuti pelatihan dengan sertifikasi khusus. Mereka adalah akademisi dari Fiskom UKSW,UDINUS, praktisi media, praktisi digital lainnya.

Dr. Agus Triyono, Salah seorang fasilitator asal Udinus menyebut, sekolah kebangsaan ini menjadi salah satu upaya Mafindo Salatiga dalam memberikan edukasi pada generasi muda dan milenial untuk kritis dan menjadi bagian pemilih pemula yang cerdas.

“ Pemilih harus cerdas, meski pemula harus memiliki daya kritis dalam memilih calonnya.Karena hal itu akan berdampk pula pada mereka,” ujarnya.

Dr. Agus Triyono, Salah seorang fasilitator saat diwawancarai rasika FM

BACA JUGA :

Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px