URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

Seorang pengunjung Candi Gedong Songo mengamati dari dekat kawah belerang di bawah candi 3 dan candi 5, Selasa (1/9/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di kawasan Gunung Ungaran, termasuk wilayah Gedong Songo, berpotensi berdampak terhadap ratusan kepala keluarga (KK) di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Kepala Desa Candi, Sudarwanto, mengatakan setidaknya terdapat tiga dusun yang berada di sekitar kawasan kawah, yakni Dusun Darum, Dusun Ngipik, dan Dusun Talun.

“Dusun Darum ada sekitar 90 kepala keluarga (KK), Dusun Ngipik 150 KK, dan Dusun Talun sekitar 300 KK,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).

Namun, hingga kini Pemerintah Desa Candi belum menerima informasi resmi terkait rencana pembangunan PLTP tersebut, baik secara lisan maupun tertulis.

“Pemerintah desa belum mengetahui apa-apa karena belum ada tembusan, baik lisan maupun tertulis dari pihak terkait. Sampai saat ini kami juga belum tahu harus bagaimana,” ungkapnya.

Menurutnya, informasi mengenai rencana pengembangan geothermal di Gunung Ungaran sebenarnya bukan hal baru. Pemerintah Desa Candi telah mengetahui adanya rencana tersebut sejak sekitar 2011-2012. Saat itu, kata dia, sudah dilakukan sejumlah penelitian. Namun, pemerintah desa belum memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kapan proyek tersebut akan dilaksanakan.

“Kalau rencana memang sudah ada dulu, tahun 2011-2012. Setahu pemerintah desa, dulu sudah ada penelitian dan sebagainya. Tetapi pelaksanaannya kapan, waktu itu juga belum ada informasi,” katanya.

Kini, kabar mengenai rencana geothermal kembali mencuat di tengah masyarakat. Namun, Sudarwanto menyebut belum ada warga yang secara resmi menyampaikan pertanyaan maupun keberatan kepada pemerintah desa. Termasuk masyarakat di Dusun Darum yang berada di kawasan Gedong Songo, menurutnya, masih cenderung diam karena belum mengetahui kepastian mengenai rencana tersebut.

“Belum ada. Masyarakat juga belum ada yang menanyakan atau menyampaikan keberatan karena memang belum tahu kepastiannya,” jelasnya.

Sudarwanto menegaskan, hingga saat ini juga belum ada sosialisasi dari pihak terkait kepada pemerintah desa maupun masyarakat mengenai rencana pembangunan PLTP tersebut. Karena itu, apabila rencana geothermal benar-benar akan dilanjutkan, ia berharap pemerintah desa terlebih dahulu mendapat pemberitahuan resmi.

“Masyarakat perlu diberikan sosialisasi secara terbuka mengenai rencana kegiatan tersebut, terutama karena terdapat ratusan KK yang tinggal di sekitar kawasan,” sambungnya.

Menurutnya, sosialisasi penting agar warga mengetahui manfaat maupun potensi dampak yang mungkin ditimbulkan, termasuk terhadap kehidupan masyarakat di sekitar kawasan.

“Harapan kami kalau ini benar-benar berjalan, ada tembusan ke desa. Pihak terkait juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga keuntungan maupun kerugian terhadap warga bisa diketahui,” bebernya.

Sudarwanto memastikan kondisi masyarakat Desa Candi hingga saat ini masih kondusif. Ia juga belum melihat adanya gerakan penolakan terhadap rencana geothermal Gunung Ungaran.

“Sampai sekarang masyarakat kondusif, belum ada penolakan,” katanya. (win)

BACA JUGA :

Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved